DPRD Surabaya Warning PT SJL: Hentikan Asap Peleburan atau Ditutup

DPRD Surabaya Warning PT SJL: Hentikan Asap Peleburan atau DitutupSurabaya,(DOC) – DPRD Surabaya mendesak Pemkot bertindak tegas terhadap PT Suka Jadi Logam (SJL). Perusahaan peleburan emas itu di peringatkan agar menghentikan asap pencemar yang mengganggu warga Wisma Tengger, Kelurahan Kandangan, Benowo. Jika tidak, aktivitasnya terancam ditutup.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan pencemaran lingkungan bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga melanggar hukum.

Bacaan Lainnya

“Jika asap PT SJL terbukti mengganggu warga, aktivitas produksi harus di hentikan. Perusahaan sudah melanggar UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” tegas politisi Gerindra yang akrab dengan sapaan Cak Yebe, saat sidak, Senin (15/9/2025).

Ia meminta Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat segera memeriksa kondisi kesehatan warga terdampak. Hasil medis, menurutnya, bisa menjadi bukti sah untuk menindaklanjuti kasus ini.

“Jika warga mengalami batuk atau gangguan kesehatan akibat peleburan, itu cukup menjadi dasar hukum menindak perusahaan,” jelasnya.

DPRD Surabaya Warning PT SJL: Hentikan Asap Peleburan atau DitutupCak Yebe menambahkan, PT SJL juga berpotensi melanggar UU Cipta Kerja, UU No. 6 Tahun 2023, serta Perwali Surabaya No. 99 Tahun 2016. Sanksi bisa berupa pembekuan hingga pencabutan izin usaha. Jika di ketemukan unsur pidana, pemilik perusahaan dapat di jerat Pasal 374 KUHP dengan ancaman tiga tahun penjara.

Sebelumnya, warga Benowo mengeluhkan bau menyengat sejak November 2024. Bau tersebut memicu batuk, sesak napas, dan iritasi, terutama pada anak-anak dan lansia. DLH Surabaya telah memberi peringatan serta memerintahkan PT SJL memperbaiki sistem limbah. Satpol PP bahkan menyegel pabrik pada Juli 2025. Namun, hasil sidak terbaru menunjukkan aktivitas peleburan masih berlanjut.

“Kami akan terus mengawal kasus ini. Warga berhak atas lingkungan bersih dan sehat, dan Pemkot harus tegas melindungi mereka,” pungkas Cak Yebe.(r7)

Baca Juga:  Bentuk Perhatian ke Warga, DPRD kota Surabaya Gelar Bukber dan Beri Santunan Anak Yatim

Pos terkait