Surabaya, (DOC) – Indonesia akan mencetak sejarah baru di ajang olahraga musim dingin. Sebanyak enam atlet ice skating di pastikan mewakili Tanah Air dalam Asian Winter Games 2025 yang berlangsung di Harbin, China, pada Februari mendatang. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam perkembangan olahraga musim dingin di Indonesia, di dukung fasilitas modern seperti OCA ICE Skating Arena di Surabaya.
Ketua Umum Federasi Ice Skating Indonesia (FISI), Suzan Herawaty, mengungkapkan kebanggaannya atas kesiapan para atlet. Ia menyebut partisipasi perdana ini sebagai awal dari perjalanan panjang untuk membawa Indonesia bersaing di kancah internasional.
“Ini pertama kalinya Indonesia mengirim atlet ice skating ke Asian Winter Games. Kami bangga dan berharap masyarakat mendukung perjuangan mereka untuk mengharumkan nama bangsa,” ujar Suzan saat peresmian arena skating di Surabaya, Sabtu (11/01/2025).
Daftar atlet yang akan berlaga terdiri dari enam nama berbakat:
- Michelle Edgina Axille
- Kelly Elizabeth Supangat
- Tasya Putri Setiabudiawan
- Dwiki Eka Ramadhan
- Arsa Mizan Putra Firdaus
- Marva Kayana Putra Firdaus
Suzan menjelaskan, persiapan telah di lakukan dengan sangat serius. Para atlet di latih oleh pelatih-pelatih profesional dari negara maju seperti Amerika Serikat, Korea, dan Jepang. Fokus utama pembinaan adalah mengasah kemampuan teknis agar para atlet siap bersaing di panggung Asia.
Salah satu atlet, Dwiki Eka Ramadhan, berbagi antusiasmenya menjelang kejuaraan tersebut. “Kami menjalani latihan intensif hampir setiap hari bersama pelatih dari Amerika. Ini adalah kesempatan besar, dan kami sangat bangga bisa mewakili Indonesia,” katanya penuh semangat.
Potensi Besar untuk Olahraga Musim Dingin
Executive Committee Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Harry Warganegara, menyebut bahwa partisipasi ini bukan hanya sebuah pencapaian. Ia melihatnya sebagai langkah awal untuk membangun masa depan olahraga musim dingin di Indonesia. Menurutnya, dengan populasi besar dan semangat olahraga yang kuat, Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang di cabang ini.
“Fasilitas seperti OCA ICE Skating Arena menjadi pendukung utama. Ini membuka jalan bagi lebih banyak atlet berbakat untuk bersaing di tingkat internasional,” ujar Harry.
Tak hanya berfokus pada Asian Winter Games, Federasi Ice Skating Indonesia (FISI) dan KOI juga menyiapkan program jangka panjang. Indonesia di jadwalkan menjadi tuan rumah kompetisi internasional pertama, Ice Skate Surabaya 2025, pada Oktober mendatang. Ajang ini akan menjadi wadah bagi generasi muda yang ingin berkiprah di dunia olahraga musim dingin.
Suzan menegaskan, keberadaan fasilitas seperti arena skating di Surabaya sangat penting untuk mendukung perkembangan olahraga ini. “Kami berharap semakin banyak anak muda yang tertarik menekuni ice skating. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, Indonesia dapat melahirkan atlet berprestasi yang mampu bersinar di kancah dunia,” tutup Suzan. (r6)





