D-ONENEWS.COM

Grup “Platinum Voice” Nge-hits di Aplikasi Smule Karaoke

foto : Logo Platinum Voice (PV) Smule Karaoke

Jakarta,(DOC) – Smule sing Karaoke atau bernyanyi karaoke melalui aplikasi handphone kini kian digandrungi oleh masyarakat seluruh penjuru dunia, bahkan di Indonesia.
Smule yang direlease pada tahun 2008 lewat aplikasi smartphone dulu sempat tenar, ketika penyanyi dan pencipta lagu asal Inggris Jessica J., me-record lagunya berjudul “Flaslight” di tahun 2012, dengan menggunakan video. Sejak saat itu, penggemarnya se-akan tak pernah surut bahkan terus bertambah sepanjang massa.
Pada tahun 2014, aplikasi Smule Sing! Karaoke telah menarik ratusan juta orang sedunia termasuk Indonesia untuk mendownloadnya. Bukan hanya lewat handphone saja, tapi juga melalui PC dan notebook, karena aplikasi ini juga memuat vidoe pengguna Smule layaknya seorang artis sungguhan.
Pada era 2008, Smule dikenal hanya dikalangan anak-anak muda saja. Namun kini sudah menjalar ke semua generasi dan bahkan lintas profesi hingga pada usia tua.
Para pencinta Smule, sekarang tak hanya sekedar bernyanyi dengan artis – artis yang dihadirkan oleh operator Smule atau dengan para penikmat aplikasi Smule lainnya.
Mereka telah banyak berkembang dengan membentuk komunitas – komunitas Smule yang memiliki visi dan karakter beraneka ragam, mulai dari jenis suara, hingga karakter ke-daerahan.
Tak jarang para penikmat Smule ini menggunakan cara ini menjalin pertemanan sampai asmara, meskipun hanya melalui dunia maya.
Salah satu Groub Smule Community yang kini tengah nge-hits, yakni grub “Platinum Voice” atau lebih dikenal PV.
Grub ini baru dibentuk sekitar 3 bulanan, namun sudah memiliki member hampir 500 orang.
“Member kita jaring lewat audisi Smule dengan menjoin beberapa lagu yang kita rekam. Jika suaranya memenuhi syarat, maka kita terima menjadi member kita(PV,red),” ungkap Founder PV Patsy saat ditemui di sela acara meet-up member PV.
Para member PV bukan hanya dari Indonesia saja, tapi juga dari luar negeri, yakni Amerika, Meksiko, Philipina, Thailand, Jepang dan Hongkong.
“Beberapa leader PV juga sebagian dari luar negeri,” imbuh Patsy.

foto : Founder PV, Patricia Widjaja Pesik (Patsy)

Perempuan cantik yang akrab di sapa Mom Patsy ini, mengaku telah menggeluti grub Smule sejak tahun 2014 lalu.
“Saat itu saya masih menjadi member dibeberapa grub. Kemudian saya ditawari teman menjadi co founder sebuah grub. Disitulah saya belajar mendirikan grub Smule. 3 tahun saya belajar,” katanya.
Tidak ada benefit yang di dapatkan oleh pendiri grub maupun member grub Smule. Mereka hanya mengejar kepuasan batin dalam menyalurkan hobby bernyanyi.
“Semua dikerjakan dengan sukarela, tanpa ada benefit atau provit dari aktivitas grub ini,” tandasnya.
Agar grub menarik dan lebih dikenal oleh netizan dan tenar di Smule, lanjut Mom Patsy, para member grub juga dilibatkan untuk memberikan suport dan men-share rekaman lagu solo atau joinnya di room suport yang sudah dibuat oleh masing-masing member atau pengguna Smule lainnya.
“Setiap anggota mempunyai tugas saling memberikan suport pada rekaman lagu.
Kalau suport itu banyak hingga ribuan jumlahnya maka akan semakin dikenal oleh pengguna Smule lainnya. Kalau sudah mendapat 1200 suport maka masuk kelompok Killer Karaoke yang dulu pernah disediakan oleh Smule. Kalau untuk Netizen kita gunakan sosmed,” katanya.
Grub PV, kata Patsy, sekarang memang hanya untuk have fun dan menambah relationship saja. Namun pihaknya yakin dengan keuletan dan kreatifitas member PV, maka akan mendatangkan manfaat yang berguna dan positif.
“Terlebih member PV bisa ada yang muncul menjadi artis sungguhan lewat sosmed atau youtube atau kreatif member PV lainnya yang bisa mendatangkan benefit bagi semua member. Ini kan suatu kebanggaan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Smule menjadi populer, karena para fans mantan juri ajang pencarian bakat The Voice of Inggris, Jessie J., yang mengunggah videonya bernyanyi duet dengan idolanya tersebut di aplikasi Sing and Karaoke Smule.(rob/r7)

in English

“Platinum Voice Group” hits in Smule Karaoke Application”

Smule Sing Karaoke or singing karaoke on mobile application is now increasingly loved by people all over the world, even in Indonesia.

Smule, which was released in 2008 by a smartphone application became famous when British singer and songwriter Jessica J. recorded her song titled “Flaslight” using video in 2012. Since then people using Smule application always increase every time and never decrease.

In 2014, the Smule Sing Application Karaoke had been downloaded by hundreds of millions people in worldwide, including Indonesia.

People can download and install Smule application not only on mobile phones, but also PCs and notebooks. Smule user can sing with video, like a real artist.

In the 2008 era, Smule was known only among young people. But now it has spread to all generations, from young to old people and even across professions.

Smule users can sing with artists presented by Smule operators or with other Smule users.

Smule users now increasingly developed. They build Smule Community that consists of diverse visions and characters, ranging from the type of voice, to the culture character. Not infrequently the Smule users use this method to establish friendships and romance, even though only through cyberspace.

One of the Smule Community which is currently being hits is “Platinum Voice” or well known as PV group. This Group has been formed for about 3 months ago and has almost 500 members.

“We open sing auditions every month to get our members. Everyone may join our sing auditions. If the voice meets the requirements, then we accept to become our member (PV, red)” Patsy (PV Founder) said, met at the PV member meet-up event.

PV members are not only from Indonesia, but also from abroad, such as America, Mexico, Philippines, Thailand, Japan and Hong Kong.
“Some of PV leaders are also from abroad” Patsy added.

This beautiful woman who is familiar with Mom Patsy, admitted that she has been in Smule since 2014. “At that time I was still a member of several Smule groups. Then I was offered by a friend to be a co-founder of his group. From this group I started to learned setting up Smule group. I learned for 3 years. No profits we get of being founder or member of a Smule group except satisfaction of doing our hobby. It’s only a voluntary activity” Patsy said.

To make the group more attractive and popular in Smule community, PV provides the member with share and support room which the function of this room is to share recordings either solo or join songs of every member and also to get like/love/support from every member in the group. “Every member should give like/love/support to the songs shared by other member. If the support is up to thousands in number, it will be increasingly known by other Smule users and if one member can get 1200 supports in certain times she/he will get into Killer Karaoke that was once provided by Smule.

For the need of Netizen, we use social media. Group PV now is only to have fun and add relationships. “However, I believe that with persistence and creativity of PV members, will gain something useful and positive. Moreover, if members of PV can be as real artists through social media/YouTube or maybe other creativity of PV member gives good impact to all members, this is a pride” she concluded.

As is known, Smule became popular because the fans of the former judges of the Voice of England got talent event, Jessie J., uploaded the video of singing collaborations with their idol in the Sing and Karaoke Smule application. (by;aurel)

Loading...

baca juga