Surabaya,(DOC) – Satpol PP Surabaya turun ke Jalan Johar dan Jalan Sulung, Kamis (27/11/2025). Mereka melakukan sosialisasi dan penertiban untuk kembalikan fungsi jalan dan saluran air.
Selain itu, petugas juga menertibkan PKL yang memakai fasum. Tak hanya itu, mereka juga membongkar lapak di atas saluran air.
“Kami bergerak dengan pendekatan humanis. Kami juga tindak lapak di bahu jalan,” ujar Kabid Trantibum Satpol PP, Dwi Hargianto.
Selanjutnya, tim gabungan membongkar bangli semi permanen di sepanjang ruas tersebut. Contohnya, mereka menertibkan satu kandang, tenda, dan kayu lapak.
“Kami bongkar bangunan semi permanen, tenda, dan material lapak,” tambah Dwi.
Sementara itu, Satpol PP juga menyasar parkir liar truk. Sebab, ukuran truk besar sering memicu kemacetan. Karena itu, Dishub ikut memberi arahan ke pemilik kendaraan.
“Kami ajak pemilik truk parkir sesuai aturan. Dishub membantu kami di lapangan,” jelasnya.
Di sisi lain, DSDABM turut bersihkan saluran dengan angkut sampah. Dengan begitu, mereka tekan risiko genangan di musim hujan.
“Kami bersihkan saluran agar air lancar. Ini penting untuk cegah banjir,” kata Dwi.
Selain itu, petugas juga tertibkan gerobak sampah dan lapak di area TPS Jalan Sulung. Langkah ini diambil supaya TPS kembali bersih dan berfungsi.
“Kami tata area TPS yang semrawut. Hari ini fungsi TPS kami pulihkan,” tegasnya.
Meski begitu, Pemkot tetap dorong edukasi, bukan sekadar penegakan hukum. Oleh karena itu, Satpol PP akan lakukan penertiban secara masif dan berkala.
“Kami terus ajak masyarakat jaga ketertiban. Ini edukasi bersama demi kenyamanan kota,” pungkas Dwi.(r7)





