Jaringan Gas Rumah Tangga Probolinggo Mulai Menyala

Probolinggo, (DOC) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) telah menyelesaikan 70 persen Paket Proyek Jaringan Gas (Jargas) Pasuruan-Probolinggo. Hasilnya, lebih dari 500 rumah tangga sudah teraliri jargas.

Dilo Seno Widagdo, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyatakan, progres pembangunan berlangsung signifikan.

“Progresnya sekarang ini kalau satu paket Pasuruan dan Probolinggo itu sekitar 70-an persen. Kalau terpisah, Pasuruan bisa dikatakan sudah 71 persen, dan Probolinggo sini 69 persen,”terang Dilo.

Secara keseluruhan proyek dimulai dari distribusi pipa gas dari PT Husky daerah Pasuruan “Kita bawa pipa utama kemudian dipecah di Pasuruan dan Probolinggo untuk menjadi sejumlah jaringan. Kan perlu metering juga untuk menyesuaikan tekanan gas sesuai kebutuhan rumah tangga,” urainya.

Melihat progres ini, pihak PGN optimis bahwa proyek selesai sesuai kontraknya yakni pada Desember mendatang. “Targetnya 26 Desember bisa selesai semua. Rencananya Presiden Jokowi akan meresmikan jargas ini tapi mungkin tersentralisasi karena ada di Deli Serdang, Bogor dan daerah lainnya dan ini sebagai Proyek Strategis Nasional,”imbuhnya.

Dilo Seno mengungkapkan, untuk jatah jaringan gas rumah tangga sendiri, dalam proyek 2018 ini, Probolinggo ada 5.025 rumah serta, Pasuruan 6.314 rumah.

“Kalau di sini (Probolinggo) sebagian juga udah bisa dipakai ibu-ibu. Ada 500 sampai 700 rumah (Pasuruan-Probolinggo) yang sudah nyala kompornya,” tandas Dilo.

Sementara itu, Wali kota Probolinggo didampingi segenap jajaran petinggi PT Perusahaan Gas Negara, Kementerian ESDM dan Pertamina meninjau langsung di perkampungan, Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Rabu (31/10).

Di kawasan permukiman warga tersebut jaringan gas sudah tersebar di seluruh rumah warga dalam satu kelurahan. Terlihat ibu walikota Rukmini didampingi Dirjen migas Djoko siswanto serta Dirut PGN Gigih Prakoso mengecek langsung ke dalam dapur rumah salah satu warga. (Pbr)