Jelang Beroperasinya Jalan Tol, Pemkab Lumajang Akan Bangun Pasar Buah

Lumajang,(DOC) – Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) mengharapkan, agar pembangunan infrastruktur Jalan TOL Probolinggo-Lumajang-Jember- Banyuwangi dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami mengusulkan, di Lumajang nantinya dibangun akses pintu keluar atau masuk jalan TOL, yakni di daerah utara dan selatan, karena nantinya kami akan membangun fasilitas pasar buah untuk petani buah,” ungkap dia dalam Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan Jalan TOL Probolinggo-Lumajang-Jember- Banyuwangi melalui daring bersama Bappeda Provinsi Jawa Timur, Bakorwil V Jember yang bertempat di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Kamis (4/6/2020).

Bacaan Lainnya

Cak Thoriq juga mengungkapkan, bahwa selain memberikan akses untuk petani buah, pihaknya juga ingin memberikan akses kepada pelaku industri kecil menengah, dan menjadikan harapan akan hadirnya dunia investasi dan kemudahan akses distribusi ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Lumajang.

“Saya senang sekali rapat siang hari ini, yang tentunya keinginan dan harapan daerah yang ada di wilayah timur Provinsi Jatim ini punya harapan lagi di waktu yang akan datang,” tutur dia.

Selain itu, Cak Thoriq juga sangat mengapresiasi prakarsa dan keinginan antara daerah di wilayah Provinsi Jawa Timur dengan Balai Besar yang menghubungkan aktivitas antar daerah, salah satunya upaya pembangunan infrastruktur Jalan TOL Probolinggo-Lumajang-Jember- Banyuwangi.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) jalan tol Probolinggo – Lumajang sebagai program prioritas nasional. Perpres yang bernomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi itu menyebutkan bahwa anggaran yang akan digelontorkan Pemerintah Pusat untuk jalan tol senilai Rp4,7 triliun.

Direncanakan, tahun ini akan dimulai proses rancangan pembangunannya. Dikatakan Cak Thoriq pada Minggu (26/01/2020), pembangunan tol ini, masih akan melalui berbagai tahapan. Salah satunya pembebasan tanah yang nantinya akan dinegosiasi dengan warga. “Setelah dibebaskan tanahnya, Insya Allah 2021 pembangunan sudah mulai dikerjakan, harapannya 2023 jalan tol sudah bisa dinikmati oleh masyarakat Lumajang,” katanya.

Dalam rakor tersebut, Bupati Lumajang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Agus Triyono dan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Lumajang Retno Wulan Andari.(imam)