KSMI Provinsi Jatim Resmi Dideklarasikan, Jhoni Poernomo Tegaskan Komitmen Majukan Mini Soccer

KSMI Provinsi Jatim Resmi Dideklarasikan, Jhoni Poernomo Tegaskan Komitmen Majukan Mini SoccerSurabaya,(DOC) – Komite Sepak Bola Mini Soccer Indonesia (KSMI) Provinsi Jawa Timur (Jatim) resmi dideklarasikan di Surabaya. Kehadiran organisasi ini menandai langkah baru dalam pengembangan olahraga mini soccer yang lebih profesional, terstruktur, dan berkelanjutan di Jawa Timur.

Ketua KSMI Jawa Timur, Jhoni Poernomo, mengatakan bahwa KSMI hadir untuk menjawab tingginya minat masyarakat terhadap mini soccer serta kebutuhan akan sistem pembinaan yang lebih jelas.

Bacaan Lainnya

“Mini soccer harus memiliki arah pembinaan yang tegas. KSMI bukan hanya wadah kompetisi, tetapi memastikan kualitas atlet, pelatih, dan penyelenggaraan turnamen memenuhi standar nasional,” ujar Jhoni.

Ia menilai Jawa Timur memiliki potensi besar karena didukung fasilitas lapangan yang memadai dan komunitas mini soccer yang terus berkembang.

“Menjadikan mini soccer sebagai olahraga prestasi yang profesional, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.”

Misi KSMI Jawa Timur

  1. Mengembangkan pembinaan atlet secara berjenjang dari usia dini hingga profesional.
  2. Mendirikan sekolah pelatih, penyegaran wasit, serta program sertifikasi teknis dan manajemen kompetisi.
  3. Menyelenggarakan liga resmi mini soccer tingkat kota/kabupaten hingga provinsi secara terjadwal.
  4. Membangun kerja sama dengan pemda, sekolah, akademi sepak bola, dan sektor swasta.
  5. Mendorong terbentuknya klub mini soccer profesional yang siap bersaing di level nasional.
  6. Mengembangkan sport tourism melalui turnamen berskala nasional dan internasional.

Kepala Bidang Kompetisi KSMI Jawa Timur, Wahyu, menegaskan bahwa kompetisi terstruktur akan menjadi fokus utama tahun pertama.

“Kompetisi yang terjadwal adalah fondasi pembinaan. Kami ingin membangun ekosistem kompetitif yang sehat, transparan, dan berstandar nasional,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kalender kompetisi resmi KSMI Jawa Timur akan mulai berjalan pada 2026, meliputi kategori akademi, umum, hingga kompetisi profesional berbasis klub.

“Dengan sistem yang jelas, atlet tidak hanya bermain untuk hiburan, tetapi juga memiliki jalur karier nyata,” tambahnya.

Baca Juga:  Inklusi dan Kreativitas Anak Disabilitas Bersinar di Grand Swiss-Belhotel Darmo

Deklarasi KSMI Jawa Timur mendapat dukungan luas dari penggiat olahraga, pengelola lapangan mini soccer, pelatih, dan komunitas pecinta sepak bola. Mereka berharap organisasi ini menjadi motor penggerak peningkatan mutu mini soccer di Jawa Timur.

Dalam enam bulan ke depan, KSMI Jawa Timur menargetkan pembentukan kepengurusan tingkat kota/kabupaten serta peluncuran program lisensi pelatih dan wasit.

Deklarasi ini menjadi langkah awal menuju ekosistem mini soccer yang lebih profesional, tertata, dan berkelanjutan di Jawa Timur.(lup/r7)

Pos terkait