Menkum RI Sebut Posbankum Surabaya Bisa Jadi Contoh Nasional

Menkum RI Sebut Posbankum Surabaya Bisa Jadi Contoh NasionalSurabaya,(DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyambut kedatangan Menteri Hukum  Republik Indonesia (Menkum RI), Supratman Andi Agtas, pada Kamis(11/12/2025). Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Supratman meninjau Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di Kantor Kelurahan Gayungan, Kecamatan Gayungan, Surabaya.

Menteri Supratman hadir bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto, serta beberapa kepala perangkat daerah. Ia ingin melihat secara langsung bagaimana pemerintah kota menjalankan layanan bantuan hukum di tingkat kelurahan.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangannya, Menteri Supratman menekankan perlunya perluasan Posbankum hingga menjangkau komunitas. “Kami berharap pembentukan Posbankum tidak berhenti di kelurahan atau desa. Ke depan, kami ingin Posbankum berbasis komunitas, termasuk komunitas keagamaan,” ungkapnya.

Apresiasi terhadap Penyelesaian Kasus Kerukunan Umat Beragama

Menteri Supratman mengapresiasi penyelesaian sebuah kasus sensitif di Gayungan yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama. Ia menilai penyelesaian tersebut patut menjadi contoh nasional. “Kesan saya luar biasa. Penyelesaian kasus ini bisa menjadi contoh di Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kembali nilai persatuan yang tertanam dalam sejarah perumusan Pembukaan UUD 1945. Menurutnya, penyelesaian persoalan rumah ibadah di Gayungan mencerminkan semangat kebangsaan tersebut. “Hari ini kita melihat semangat itu terulang. Warga Muslim dan Kristiani di satu kompleks perumahan dapat mencapai kesepakatan terkait keberadaan rumah ibadah,” tuturnya.

Menteri Supratman menyampaikan bahwa pembentukan Posbankum di Jawa Timur telah merata. “Total Posbankum di Jawa Timur saat ini mencapai 8.494. Semua kelurahan dan desa sudah memilikinya,” jelasnya.

Sekda Kota Surabaya, Lilik Arijanto, menyampaikan bahwa Pemkot Surabaya sangat mengapresiasi kunjungan Menteri Supratman. “Kami berterima kasih karena Pak Menteri antusias hadir di Surabaya untuk melihat langsung program bantuan hukum,” kata Lilik.

Ia menambahkan bahwa Menteri Supratman memberikan respons positif setelah memantau aktivitas Posbankum Gayungan. “Beliau melihat kinerja teman-teman Posbankum Gayungan cukup baik dan bahkan melampaui ekspektasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Petugas Damkar se-Indonesia Dibekali Pengetahuan Regulasi SNI Lewat Seminar International Fire Safety Codes & Standard

Penyelesaian Konflik Keagamaan Jadi Sorotan

Menurut Lilik, salah satu isu yang mendapat perhatian Menteri Supratman adalah penyelesaian konflik rumah ibadah yang terjadi di Gayungan. “Permasalahan keagamaan di wilayah ini sudah tuntas, dan warga kembali hidup rukun,” jelasnya.

Lilik berharap layanan Posbankum di Surabaya semakin memudahkan warga dalam mendapatkan bantuan hukum. “Semoga Posbankum benar-benar mempermudah masyarakat ketika membutuhkan pendampingan hukum. Layanan ini harus dekat, mudah, dan efektif,” pungkasnya.

Sebelumnya, Surabaya mencatatkan Rekor MURI atas pembentukan Posbankum terbanyak yang dilakukan serentak di 1.368 RW. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menerima penghargaan tersebut saat peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731 pada 3 Juni 2024.(r7)

Pos terkait