
Surabaya,(DOC) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya yang sudah menyentuh angka 50 persen dari target tahunan, berdampak manis bagi para aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan segera mencairkan gaji ke-13 dengan besaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) penuh sebesar 100 persen.
Kepastian peningkatan alokasi TPP tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, usai menggelar rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Balai Kota Surabaya, Rabu (17/6/2026). Rapat tersebut digelar khusus untuk menghitung kesiapan fiskal dan kekuatan pendapatan daerah sebelum hak pegawai digulirkan.
“Tadi baru rapat. Karena pencairan itu didasarkan kepada kekuatan anggaran. Maka tadi saya sampaikan kekuatan PAD kita berapa? Alhamdulillah PAD kita hari ini sudah mencapai 50 persen,” ujar Eri, Kamis (18/6/2026).
Kebijakan TPP Naik dari 50% Jadi 100 persen
Berkat capaian PAD yang dinilai aman dan memenuhi target paruh tahun tersebut, Pemkot Surabaya berani mengambil kebijakan untuk menaikkan alokasi TPP. Sedianya, TPP untuk gaji ke-13 hanya dianggarkan sebesar 50 persen, namun kini diputuskan cair 100 persen untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu.
“Karena itu saya minta dihitung, dan ternyata tim anggaran juga berani, karena PAD-nya juga pas 50 persen. Maka yang semula dianggarkan 50 persen oleh tim anggaran, saya minta dianggarkan 100 persen untuk TPP-nya dan gaji dari pegawai negeri maupun dari PPPK penuh waktu,” terangnya.
Eri menegaskan, keputusan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh unsur ASN dan TAPD yang telah berkontribusi langsung terhadap genjotnya pendapatan daerah serta keberhasilan pelayanan publik di Kota Pahlawan.
“Tadi saya sampaikan juga kepada teman-teman seluruh ASN dan Tim Anggaran, karena ini adalah hasil pekerjaan bersama,” tuturnya.
Apresiasi untuk PPPK Paruh Waktu dan Target Pencairan
Tak hanya bagi ASN penuh waktu, komitmen pemkot dalam menghargai kinerja pegawainya juga menyasar PPPK paruh waktu. Pemkot Surabaya telah menyiapkan anggaran untuk pemberian gaji ke-13 sebesar Rp2 juta per orang bagi PPPK paruh waktu.
“Karena pekerjaan pemkot ini berhasilnya bukan hanya dari PNS-nya saja, tapi dari ASN, baik itu PPPK penuh waktu maupun PPPK paruh waktu,” tegas Eri.
Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini pun menginstruksikan agar proses administrasi segera dirampungkan, dengan target pencairan segera. “Insyaallah, setelah tadi saya pastikan, ya harusnya besok terakhir sudah harus cair,” pungkasnya.
Di akhir, Eri berharap penambahan penghasilan yang bersumber dari keringat bersama dalam mengoptimalkan PAD ini dapat membawa berkah bagi keluarga ASN serta menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
“Maka saya berharap juga TPP yang diberikan ini bisa manfaat, jangan lupa sedekah, jangan lupa zakat, dan itu bisa dirasakan oleh keluarga,” tutupnya.





