
Surabaya, (DOC) – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar operasi yustisi terhadap pembuangan limbah penyembelihan hewan kurban, khususnya rumen, ke aliran Sungai Kalimas. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (6/6/2025) dan di pimpin langsung oleh Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto.
Yustisi ini melibatkan tim gabungan dari DLH, Satpol PP, dan BPBD Surabaya. Mereka menyusuri sungai menggunakan tiga perahu karet, di mulai dari Taman Asreboyo di Jalan Ngagel, dan berakhir di pintu air Taman Jasa Tirta.
Selama patroli sungai, tim menemukan dua warga yang mencuci isi perut hewan kurban langsung ke sungai. Dedik menegaskan bahwa tindakan seperti ini melanggar aturan dan berpotensi mencemari lingkungan.
“Karena sebelumnya sudah kami sosialisasikan, maka tadi langsung kami beri peringatan dan membagikan karung untuk tempat membuang rumen. Jangan sampai di buang langsung ke sungai,” tegas Dedik.
Ia menjelaskan, pembilasan sisa darah atau noda masih ditoleransi selama tidak di sertai limbah padat. Namun, pembuangan kotoran seperti rumen tetap di larang keras dan harus di buang dalam wadah khusus seperti karung atau glangsing.
Pengawasan Sejumlah Titik
Pengawasan tidak hanya di lakukan di satu titik. Dedik menyebutkan bahwa operasi yustisi ini berjalan serentak di seluruh kecamatan, sesuai amanat dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya tentang penyelenggaraan Iduladha.
“Dalam SE tersebut, jelas di sebutkan larangan membuang limbah penyembelihan ke sungai. Maka dari itu, kami libatkan semua kecamatan untuk turut mengawasi, termasuk area penjualan hewan kurban,” jelasnya.
Meski pengawasan masih bersifat imbauan, Dedik mengingatkan bahwa pelanggaran bisa di kenai sanksi berdasarkan Perda No. 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah. Pelanggar dapat di kenai denda antara Rp75 ribu hingga Rp300 ribu, atau tindak pidana ringan (tipiring) jika denda tidak di bayar.
DLH berkomitmen melanjutkan susur sungai hingga Minggu. Tim yustisi akan terus di turunkan untuk mencegah pencemaran dan menjaga kebersihan sungai selama perayaan Iduladha.
“Yustisi akan terus kami jalankan, tim DLH siap turun untuk mengingatkan dan mendampingi masyarakat,” pungkas Dedik. (r6)





