PGN Hadirkan Pasokan Energi Andal untuk Rumah Sakit Rujukan Nasional

PGN Hadirkan Pasokan Energi Andal untuk Rumah Sakit Rujukan Nasional

Yogyakarta,(DOC) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, terus memperkuat komitmennya dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat melalui penyediaan gas bumi yang andal dan berkelanjutan. Salah satu bentuk komitmen tersebut di wujudkan dengan memastikan kelancaran penyaluran gas bumi ke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, yang beroperasi 24 jam melayani masyarakat.

Bacaan Lainnya

Upaya ini di lakukan melalui sinergi PGN dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) guna menjamin keamanan, keandalan, serta optimalisasi penyaluran gas bumi bagi kebutuhan operasional rumah sakit. Saat ini, RSUP Dr. Sardjito memanfaatkan gas bumi sekitar 30.000 meter kubik per bulan untuk operasional boiler atau pemanas serta kebutuhan energi dapur rumah sakit.

Ke depan, layanan penyaluran gas bumi ke RSUP Dr. Sardjito akan mengalami transisi dari PGN Gagas ke PGN. Meski demikian, PGN memastikan kualitas dan keandalan pasokan tetap terjaga sehingga seluruh aktivitas pelayanan kesehatan tidak terganggu.

Sebagai bagian dari pengawasan, BPH Migas bersama PGN melakukan monitoring langsung penyaluran gas bumi ke RSUP Dr. Sardjito. Kegiatan ini di hadiri Komite BPH Migas Arief Wardono dan Eman Salman, Direktur Gas Bumi BPH Migas Muhiddin, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Heri Murahmanta, Area Head PGN Semarang Sugiyanto Eko Cahyono, serta jajaran manajemen rumah sakit.

Komite BPH Migas Arief Wardono menegaskan bahwa secara umum penyaluran gas bumi kepada pelanggan PGN, baik sektor komersial maupun rumah tangga, berada dalam kondisi aman tanpa gangguan operasional. Khusus untuk RSUP Dr. Sardjito, ia memastikan pasokan gas bumi mampu mendukung aktivitas vital rumah sakit secara berkelanjutan.

“BPH Migas meminta PGN untuk terus memberikan layanan gas bumi yang prima sesuai kebutuhan rumah sakit, mengingat perannya yang sangat penting bagi pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Arief, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga:  Surabaya Masuk Final Bloomberg Mayors Challenge 2025, Tawarkan Solusi Inovatif untuk Limbah Popok

Keberlanjutan Pasokan

PGN sendiri menegaskan komitmennya dalam menjamin keberlanjutan pasokan gas bumi yang aman dan andal bagi RSUP Dr. Sardjito. Saat ini, penyaluran gas bumi ke rumah sakit tersebut menggunakan skema beyond pipeline berupa Compressed Natural Gas (CNG) yang disuplai oleh anak usaha PGN, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas).

Area Head PGN Semarang, Sugiyanto Eko Cahyono, menyampaikan bahwa PGN hadir sebagai mitra strategis sektor kesehatan.
“PGN berkomitmen menyediakan layanan energi yang aman dan tersedia 24 jam melalui sinergi dengan pemerintah, termasuk BPH Migas. Dengan pasokan energi yang andal, rumah sakit dapat lebih fokus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Pihak RSUP Dr. Sardjito pun menyambut positif kemitraan pemanfaatan gas bumi bersama PGN. Direktur Layanan Operasional RSUP Dr. Sardjito, Riat El Khair, mengungkapkan bahwa penggunaan gas bumi memberikan manfaat signifikan, baik dari sisi efisiensi maupun keberlanjutan lingkungan.

“Pemanfaatan gas bumi mampu menurunkan biaya energi hingga sekitar 30 persen di bandingkan bahan bakar sebelumnya, sekaligus mendukung komitmen rumah sakit menuju pengelolaan lingkungan yang lebih hijau,” kata Riat.

Saat ini, PGN melayani sebanyak 3.517 sambungan rumah (SR) serta pelanggan kecil, UMKM, dan komersial di wilayah Yogyakarta. Sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung pelayanan publik, PGN akan terus mengembangkan layanan gas bumi di Yogyakarta agar manfaat energi bersih dapat di rasakan lebih luas oleh masyarakat. (r6)

Pos terkait