PLN UIT JBM Bersama BPBD Gelar Edukasi Gempa di Kedamean

PLN UIT JBM Bersama BPBD Gelar Edukasi Gempa di Kedamean

Gresik,(DOC)PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) mengawali tahun 2026 dengan memperkuat peran sosial kemasyarakatan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini menyasar warga yang bermukim di sekitar aset penyaluran tenaga listrik, dengan fokus utama pada peningkatan kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana.

Bacaan Lainnya

Mengusung tema Desa Siaga Bencana, PLN UIT JBM berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Gresik. Kegiatan perdana di laksanakan di Pendopo Kantor Desa Tanjung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Kamis (8/1), berupa sosialisasi dan simulasi tanggap bencana gempa bumi dengan narasumber dari BPBD Kabupaten Gresik.

Sebanyak lebih dari 50 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari pengurus RT/RW serta berbagai lembaga kemasyarakatan Desa Tanjung. Turut hadir jajaran manajemen PLN UIT JBM, Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Kepala Desa Tanjung, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Kedamean.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas desa dalam Program Desa Siaga Bencana sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi. Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan simulasi yang di sampaikan secara interaktif oleh tim BPBD.

Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Drs. Sukardi, M.M., menjelaskan bahwa wilayah Gresik memiliki tingkat kerawanan gempa yang perlu di waspadai.

“Wilayah Gresik di lewati empat sesar aktif, yakni Gresik–Surabaya–RMKS–Muria (Tuban). Selain itu, struktur tanah di wilayah Gresik bagian selatan tergolong lembek, sehingga berpotensi mengalami amblesan jika terjadi gempa di atas 5 skala Richter,” ungkapnya.

Manfaat bagi Masyarakat

Sementara itu, General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa program TJSL merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Simulasi tanggap darurat gempa bumi ini merupakan bagian dari rangkaian Program Desa Siaga Bencana yang telah kami susun sejak akhir 2025. Ke depan, kami juga akan melaksanakan program pipanisasi air bersih di Desa Tanjung sebagai langkah antisipasi potensi kekeringan,” jelas Ika.

Baca Juga:  PLN Mengajar Hadir di SMAN 1 Probolinggo, Tanamkan Literasi Listrik

Menurutnya, PLN UIT JBM tidak hanya berperan sebagai tulang punggung sistem penyaluran listrik di Jawa Timur dan Bali, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung ketahanan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

“Melalui program ini, kami berharap pengetahuan dan kesiapsiagaan warga meningkat, sehingga potensi dampak akibat bencana dapat di minimalkan,” pungkasnya. (r6)

Pos terkait