D-ONENEWS.COM

Polisi Menduga Kasus Pembunuhan Mutilasi di Blitar Bermotif Asmara

Surabaya,(DOC) – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur terus mengembangkan penyidikan kasus mutilasi seorang pegawai honorer asal Kediri yang potongan jazadnya dimasukkan ke dalam koper dan dibuang dibawah jembatan Karang Gondang Blitar Jawa Timur.

Motif dan pelaku pembunuhan sadis tersebut menjadi fokus utama penyidikan pihak kepolisian. Hingga Jumat(5/4/2019) sebanyak 14 orang yang sudah diperiksa oleh Polda Jatim sebagai saksi.

Saksi terakhir dimintai keterangan yakni seorang aparatur sipil negara (ASN) yang dulu pernah memiliki hubungan dekat dengan Budi Hartarto korban mutilasi.

“Polisi saat ini tengah melakukan penyidikan mendalam untuk mengetahui prilaku korban dalam berhubungan dengan teman temannya,” ungkap Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Dari keterangan saksi, lanjut Kabid Humas, polisi menduga bahwa motif pembunuhan karena asmara. Diduga pula, korban memiliki prilaku seks menyimpang.

“Awalnya polisi menduga motif pembunuhan karena faktor ekonomi dan perampokan, karena saat kejadian motor korban hilang. Namun setelah para saksi diperiksa, polisi menduga motif pembunuhan karena asmara dan diduga korban memiliki prilaku seks menyimpang,” paparnya.

Beberapa saksi lainnya masih akan di periksa oleh penyidik Polda Jatim untuk mengungkap kasus pembunuhan ini.

Terpisah, penyidik dari Polres Blitar Kota bersama tim Jatanras Polda Jatim, Jumat(5/4/2019), kembali menyisir tempat penemuan koper berisi jazad korban mutilasi di jembatan Karang Gondang Blitar Jawa Timur, guna mencari potongan tubuh korban yang masih hilang.(hadi/r7)

Loading...