Sambut Tahun Ajaran Baru, Jatim Bersiap Perluas Jangkauan MBG untuk 9 Juta Penerima

Sambut Tahun Ajaran Baru, Jatim Bersiap Perluas Jangkauan MBG untuk 9 Juta Penerima
Ilustrasi pelaksanaan program MBG. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC)Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap menancap gas perluasan jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyambut tahun ajaran baru. Langkah percepatan ini diambil setelah pemerintah menuntaskan tahap audit, standardisasi, dan penguatan tata kelola operasional selama masa penyesuaian.

Hingga akhir Juni 2026, program prioritas nasional ini mencatatkan pencapaian luar biasa dengan menjangkau 9,02 juta penerima manfaat di Jawa Timur. Angka tersebut mencakup 7,17 juta peserta didik dan 1,86 juta warga nonpeserta didik.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) I Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Jawa Timur, Wahidin, mengungkapkan bahwa ekosistem layanan MBG di Jatim saat ini disokong oleh ribuan unit pelayanan terintegrasi.

“Pelaksanaan MBG di Jawa Timur didukung oleh 4.420 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari total tersebut, sebanyak 4.125 SPPG telah beroperasi aktif, sementara 295 unit sisanya kini sedang mematangkan persiapan akhir,” kata Wahidin, Rabu (29/7/2026).

Mengenai dinamika cakupan program yang sempat melandai sepanjang Juni, Wahidin menjelaskan hal itu merupakan bagian dari strategi penguatan fondasi internal. Selama periode libur sekolah, pemerintah menerapkan moratorium sementara pembangunan unit baru guna fokus pada audit menyeluruh dan penataan standar operasional.

Langkah jeda strategis tersebut memastikan seluruh fasilitas penyedia gizi benar-benar akuntabel dan memenuhi standar kualitas tinggi sebelum memasuki ekspansi skala besar.

“Pemerintah memprioritaskan peningkatan mutu layanan agar program berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. Setelah masa penyesuaian dan pembenahan tata kelola ini rampung, perluasan implementasi MBG akan langsung digenjot kembali seiring dimulainya tahun ajaran baru,” pungkas Wahidin.

Dengan dimulainya kembali ekspansi di tahun ajaran baru, jangkauan penerima manfaat MBG di Jawa Timur dipastikan akan semakin meluas, memperkokoh upaya pemenuhan gizi masyarakat sekaligus membangun sumber daya manusia yang sehat dan unggul.

Pos terkait