D-ONENEWS.COM

Sidang Permohonan Wanita Ganti Pria Digelar PN Surabaya

Surabaya,(DOC) – Permohonan ganti kelamin wanita menjadi pria yang diajukan oleh PN, disidangkan di Pengadilan Negeri dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, Rabu(5/2/2020).

PN (19) warga Bulak Rukem Surabaya menghadiri sidang didampingi kuasa hukumnya Martin Suryana, Ibunya Susilowati, Ketua RT Bulak Rukem, Suwarno dan Sekretarisnya Rochman.

Ia juga mengajukan permohonan nama menjadi Ahmad Putra Adinata.

Ketiga orang pendamping (Ibu, Ketua dan Sekretaris) itu, dimintai keterangan sebagai saksi terkait status PN yang memang laki-laki tulen.

Seusai persidangan, Martin menegaskan, bahwa kesaksian ibunya dan pengurus kampung sudah cukup mendukung ketua RT yang dihadirkan sudah cukup mendukung.

“Sebenarnya kasus ini bukan operasi ganti kelamin dari kelamin laki-laki menjadi perempuan, atau sebaliknya. Bukan. Ini murni laki-laki, hanya yang bersangkutan mengalami kelainan Hipospadiaprotal. Jadi masyarakat harap bisa lebih dipahami,” jelas Martin.

Hipospadiaprotal itu, lanjut Martin, kelainan kelamin hanya pada bayi laki-laki. Dan hal tersebut terjadi pada PN saat ini. Untuk lebih meyakinkan lagi, Martin nantinya akan menghadirkan tiga orang saksi lain.

Dua diantaranya itu merupakan ahli dan satunya saksi fakta. Saksi ahli sendiri merupakan dokter bedah serta ahli agama. Sedang saksi fakta yaitu bidan yang menangani kelahiran PN dulu.

Ia juga menyebut bahwa PN tidak memilik organ payudara, kromosomnya pun tidak menunjukkan perempuan, bahkan selama ini PN tak mengalami menstruasi.

“Jadi hasil medis kemarin sudah menyatakan demikian (laki-laki, red). Minggu depan kami hadirkan dokter yang menangani operasi, sekaligus bidan yang pertama kali menyaksikan langsung,” pungkasnya.(hadi)

Loading...

baca juga