Syahri Mulyo Tetap Dilantik Bupati Tulungagung, Gubernur Siapkan Penggantinya

Surabaya,(DOC) – Sebanyak 12 orang sBupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 Juni lalu, dilantik Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Senin(24/9/2018) pagi.

Pengambilan sumpah jabatan para Bupati dan Wakil Bupati terpilih se-Jawa Timur periode 2018 – 2023, berlangsung di gedung Negara Grahadi Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Soekarwo menyatakan, prosesi pengambilan sumpah jabatan pasangan Bupati dan Wakil Bupati hasil Pilkada serentak pada 27 Juni lalu, tak diikuti oleh satu pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yakni dari Tulungagung, Jawa Timur.

“Ada 13 kabupaten yang menggelar Pilkada serentak di Jawa Timur, tapi yang di lantik hanya 12 pasangan kepala daerah saja, karena Bupati dan Wakil Bupati terpilih asal Tulungagung tersangkut masalah dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi,red),” kata Soekarwo.

Menurut dia, KPK tak memberikan izin kepada Bupati Tulungagung terpilih, Syahri Mulyo untuk di lantik bersama 12 orang kepala daerah lainnya, karena harus menjalani pemeriksaan dugaan kasus korupsi proyek infrastruktur di Tulungagung.

“Masih menjalani pemeriksaan di KPK sehingga tidak diberi izin,” tandasnya.

Soekarwo menambahkan, Bupati Syahri Mulyo akan tetap dilantik dikantor Kementrian Dalam Negeri(Kemendagri), Selasa(25/9/2018) besok, meski pelantikannya akan berbeda.

“Jadi Bupati Syahri Mulyo dilantik dulu dan posisinya langsung digantikan dengan Maryoto Birowo, sebagai pejabat Plt(Pelaksana tugas) Bupati Tulungagung,” paparnya.

Penetapan Syahri Mulyo sebagai Bupati Tulungagung, kata Soekarwo, masih menunggu inkrah dari KPK atas kasus yang menjerat dia.

“Nantinya akan ditunjuk kembali Wakil Bupati – nya, sebagai pendampingi Syahri Mulyo untuk menjabat sebagai Bupati Tulungagung,” pungkasnya.

Bupati termuda asal Bangkalan Madura

Abdul Latif Imron merupakan Bupati termuda yang turut dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo digedung Negara Grahadi Surabaya.

Di Pilkada Kabupaten Bangkalan yang berlangsung pada Mei 2018 lalu hingga proses pelantikan, Bupati terpilih, Abdul Latif Imron baru berusia 36 tahun.

Dalam pencalonannya dulu, Abdul Latif Imron yang akrab dipanggil ‘Ra Latif’ telah berpasangan dengan Mohammad Mohni sebagai Wakil Bupati Bangkalan Madura Jawa Timur, yang juga turut dilantik oleh Gubernur Soekarwo.

“Wakil Bupati Bangkalan memang lebih tua dari saya, tapi itu tak jadi kendala dalam menjalankan program kerja pemerintahan sesuai visi-misi kampanye. Malah saya lebih enak berdiskusi,” kelakar Ra Latif yang berjanji akan membawa Bangkalan lebih maju lagi.(hadi/r7)