Program Seratus Hari Kerja Menata Ulang Birokrasi

Lumajang,(DOC) – Usai dilantik oleh Gubernur Soekarwo, Bupati Lumajang,  H. Thoriqul Haq MML dan Wakil Bupati, Ir. Hj. Indah Amperawati M.Si, langsung menyusun program kerja pemerintah.

Program pertamanya yakni, menata ulang sistem birokrasi diinternal dan menyelesaikan beberapa keluhan masyarakat yang telah diterimanya.

Wakil Bupati Lumajang, Hj Indah Amperawati M. Si, menyatakan, dalam masa program seratus hari kerja, pihaknya akan menata kembali sistem birokrasi pemerintahan yang baik, benar dan bersih. Dimulai dari pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur pemerintahan.

“Kami akan mengidentifikasi permasalahan di birokrasi. Mulai dari lambatnya pelayanan perizinan sampai keluhan masyarakat terhadap kinerja pemerintah,” ungkapnya kepada sejumlah awak media, Senin(24/9/2018).

Solusi dari semua problem itu, menurut Indah Amperawati, paling minim yakni membenahi mental aparatur sipil Negara(ASN) dilingkungan Pemkab Lumajang. Kinerja para ASN memang dituntut harus berubah.

“Mereka tidak boleh lagi memperlambat pelayanan kepada rakyat. Tidak ada lagi memainkan anggaran yang tidak sesuai aturan,” tandasnya.

Mengenai janji kampanye-nya dulu, Wakil Bupati perempuan ini berharap masyarakat bersabar untuk menunggu. Ia berjanji akan bekerja cepat dalam mewujudkannya.

“Kami akan bekerja untuk masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, program untuk masyarakat diantaranya, persalinan gratis untuk para ibu yang sedang melahirkan. Rencananya, dalam waktu dekat ini, pihaknya bersama Bupati akan mengumpulkan seluruh direktur rumah sakit swasta dan umum guna membahas soal pagu anggaran untuk program persalinan gratis.

Diprogram administrasi kependudukan, lanjut Indah, para petugas dinas kependudukan dan catatan sipil (Dispenduk-Capil) harus bekerja cepat melayani masyarakat dalam mencetak Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga(KK), atau akte kependudukan lainnya.

“Tidak ada lagi pengurusan KTP selama 3 bulan. Pengurusan KTP baru harus 3 hari jadi. Sedang KTP rusak atau hilang yang sudah rekam,  setengah jam harus selesai, Nanti kita bikin SOP(Standar Operasional Prosedur,red) yang wajib di taati,” tukasnya.

Untuk persoalan pendidikan, Ia berjanji, tahun depan iuran sekolah yang di bebankan kepada wali murid setiap bulan, akan di gratiskan.

“Sekarang sudah kita berlakukan SPP gratis untuk SD, MI, SMP, MTS, SMA, SMK, Aliyah Negeri ataupun Swasta,” pungkasnya.

Terpisah, dalam prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih se-Jawa Timur, yang berlangsung di gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin(24/9/2018) pagi tadi, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo sempat berpesan kepada Cak Thoriq, panggilan akrab Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq MML.

“Di Lumajang terdapat 64 kasus Kusta Pak Thoriq, ini tidak menular. Sedangkan pada bidang pendidikan IPM perlu ditingkatkan, rata-rata lama sekolah juga perlu ditingkatkan,” kata Gubernur Soekarwo yang juga meminta semua pihak untuk mendukung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang,  H. Thoriqul Haq MML serta Ir. Hj. Indah Amperawati M.Si,.(mam/r7)