Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) meluncurkan layanan parkir valet di kawasan wisata Tunjungan Romansa, Selasa malam (14/10/2025).
Layanan ini menjadi inovasi baru untuk memudahkan pengunjung memarkirkan kendaraan sekaligus mengoptimalkan penggunaan kantong parkir di kawasan wisata ikonik tersebut.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Surabaya Trio Wahyu Bowo menjelaskan, parkir valet ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan ruang parkir yang jarang dimanfaatkan.
“Gedung parkir milik Pemkot Surabaya di Siola sering kali belum terisi penuh. Karena itu, kami melakukan inovasi jemput bola dengan layanan parkir valet di Tunjungan Romansa,” ujarnya.
Dishub telah menyiapkan beberapa titik alternatif parkir valet, seperti park and ride Genteng Kali, frontage Gedung Siola, serta lantai 7–8 Gedung Siola.
“Total kapasitas mencapai sekitar 140 unit kendaraan,” tambah Trio.
Layanan Praktis dan Terjangkau
Lokasi layanan valet berada di pertigaan Jalan Genteng Besar. Pengunjung cukup mengambil lajur kiri saat melintas di Jalan Tunjungan, lalu menuju tenda layanan.
Setelah konfirmasi, petugas akan melakukan pengecekan kendaraan dan memberikan karcis bukti parkir.
“Petugas kami akan mengemudikan kendaraan secara hati-hati menuju lokasi parkir yang telah di tentukan,” kata Trio.
Dishub juga telah melatih tujuh petugas parkir valet bersama Satlantas Polrestabes Surabaya. Menurut Trio, seluruh petugas di bekali pelatihan tanggung jawab dan keterampilan mengemudi.
“Karena kendaraan yang di kemudikan milik warga, jadi mereka harus benar-benar berhati-hati,” tegasnya.
Tarif layanan ini mengacu pada Perda No.7 Tahun 2023, yakni Rp10.000 untuk dua jam pertama, dan Rp2.000 per jam berikutnya.
“Tarif maksimal enam jam sebesar Rp18.000, jadi masih sangat terjangkau,” jelasnya.
Dorong Wisata dan Pendapatan Daerah
Trio berharap layanan valet ini dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung serta mendukung sektor wisata di kawasan Tunjungan Romansa.
“Harapan kami, warga Surabaya bisa memanfaatkan layanan ini agar lebih mudah dan tertib dalam parkir kendaraan,” ujarnya.
Selain itu, layanan ini juga diharapkan meningkatkan pendapatan retribusi parkir Dishub Surabaya.
“Program ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga upaya meningkatkan efisiensi parkir dan pendapatan daerah,” imbuh Trio.
Salah satu pengguna parkir valet, Yulia Astika, mengaku puas dengan layanan tersebut.
“Parkirnya cepat dan mudah. Tidak perlu mutar-mutar cari tempat parkir, tinggal serahkan kunci, nanti kendaraan sudah siap saat kita mau pulang,” tuturnya.
Menurut Yulia, tarif parkir valet Dishub masih terjangkau dan sesuai dengan layanan yang diberikan.
“Tarifnya wajar, apalagi buat yang ingin cepat dan tidak mau ribet,” pungkasnya.(r7)





