Waron Hospital Siap Gunakan Robot Bedah Senilai Rp30 Miliar

Waron Hospital Siap Gunakan Robot Bedah Senilai Rp30 Miliar

Surabaya,(DOC)Waron Hospital mulai melangkah ke era layanan kesehatan berbasis teknologi robotik. Di lorong-lorong rumah sakit yang tenang, robot kecil kini menjadi bagian dari keseharian, membantu pasien menavigasi layanan medis hingga mendukung tugas tenaga kesehatan.

Bacaan Lainnya

Melalui pemanfaatan teknologi robot, Waron Hospital menghadirkan pengalaman baru bagi pasien. Robot layanan publik di lengkapi layar sentuh interaktif yang memungkinkan pasien mencari informasi fasilitas rumah sakit, jadwal praktik dokter, hingga meminta robot mengantar langsung ke ruang tujuan.

“Di rumah sakit ini, kami menggunakan beberapa jenis robot. Mulai dari delivery robot hingga robot layanan publik yang membantu pasien memperoleh informasi dan mobilitas di dalam rumah sakit,” ujar CEO Waron Hospital, Dr. dr. H. Amang Surya P., Sp.OG., F-MAS, Sabtu (27/12).

Inovasi ini di rancang untuk meningkatkan kenyamanan pasien, khususnya bagi mereka yang baru pertama kali berkunjung. Dengan antarmuka yang sederhana, robot membantu mengurangi kebingungan sekaligus mempercepat akses layanan.

Tak berhenti pada layanan non-medis, Waron Hospital juga bersiap melangkah lebih jauh dengan menghadirkan teknologi robotic surgery atau pembedahan berbasis robot. Dalam sistem ini, dokter tetap memegang kendali penuh, sementara robot bertindak sebagai alat bedah berpresisi tinggi.

“Dokternya tetap manusia. Robot hanya menjadi alat yang di kendalikan dokter untuk melakukan tindakan bedah dengan tingkat presisi yang jauh lebih tinggi,” jelas Amang.

Teknologi ini memungkinkan berbagai prosedur operasi di lakukan dengan trauma jaringan yang minimal, mulai dari operasi tumor, batu empedu, pankreas, hingga tindakan seperti operasi usus buntu. Keunggulan utamanya adalah perdarahan yang sangat kecil, waktu pemulihan lebih cepat, serta masa rawat inap yang lebih singkat.

“Pendarahan bisa kurang dari 30 cc. Pasien bisa pulih lebih cepat dan risiko komplikasi menjadi lebih rendah,” ujarnya.

Baca Juga:  Inovasi Kesehatan Naik Panggung di Inovboyo 2025

Fungsional Futuristik

Robot bedah tersebut di lengkapi kamera beresolusi tinggi dengan sudut pandang luas, serta lengan robotik yang mampu bermanuver ke area tubuh yang sulit di jangkau tangan manusia. Tingkat akurasi dan fleksibilitasnya memungkinkan tindakan bedah di lakukan dengan lebih aman dan presisi.

Saat ini, perangkat robotic surgery tersebut masih dalam tahap pemesanan dan di targetkan tiba dalam dua bulan ke depan. Waron Hospital juga telah melakukan serangkaian persiapan, mulai dari demonstrasi alat, workshop, hingga pelatihan dokter.

Menariknya, teknologi robot bedah yang di pilih merupakan produk asal China dengan nilai investasi sekitar Rp30 miliar. Meski tersedia teknologi serupa dengan harga jauh lebih tinggi, rumah sakit memilih solusi yang di nilai efisien dan tetap andal.

“Di Jakarta sudah ada. Tapi di luar Jakarta, ini yang pertama. Dokter-dokter kami juga akan di kirim ke China untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi,” pungkas Amang. (r6)

Pos terkait