Kawal Ketahanan Pangan, KSAU Turun Gunung Hadiri Panen Tebu SGN di Jember

Kawal Ketahanan Pangan, KSAU Turun Gunung Hadiri Panen Tebu SGN di Jember
Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono hadir dalam panen tebu yang digelar SGN. (Foto: Ist)

Jember, (DOC) – Ketahanan pangan kini resmi menjadi bagian tak terpisahkan dari pertahanan negara. Hal ini ditegaskan dengan kehadiran Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono dalam acara Panen Tebu Bersama yang digelar PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) di Kebun Pabrik Gula (PG) Semboro, Kabupaten Jember, Jumat (10/7/2026).

Kehadiran orang nomor satu di TNI AU tersebut membawa pesan kuat bahwa swasembada gula bukan lagi sekadar urusan bisnis pertanian, melainkan agenda strategis nasional yang membutuhkan keterlibatan militer.

Bacaan Lainnya

“Ketahanan pangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan nasional. Apa yang dilakukan PT SGN bersama para petani menunjukkan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan strategis,” ujar KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, menyambut baik dukungan dari institusi pertahanan negara tersebut. Menurutnya, untuk mencapai target swasembada gula nasional, ekosistem industri tebu tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.

“PT SGN terus membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari petani, pemerintah, hingga berbagai institusi strategis seperti TNI. Penguatan ekosistem industri gula menjadi fondasi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi,” kata Mahmudi.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pembina APTRI, Arum Sabil, mengingatkan bahwa keterlibatan para petinggi negara ini harus berdampak langsung pada kesejahteraan di tingkat akar rumput. Kemitraan yang kuat antara petani dan pabrik gula adalah kunci utama.

“Petani membutuhkan kepastian usaha, pendampingan, serta sinergi yang berkelanjutan. Ketika petani tumbuh bersama pabrik gula, maka industri gula nasional juga akan semakin kuat,” tegas Arum.

Melalui momentum panen bersama di PG Semboro ini, PT SGN berharap kolaborasi lintas sektor termasuk dukungan dari TNI yang dapat mempercepat kemandirian industri gula nasional yang kompetitif, sekaligus memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan petani lokal.

Pos terkait