Surabaya,(DOC) – Antisipasi dampak penyebaran Covid-19, Walikota Surabaya Tri Rismaharini berencana meniadakan seluruh kegiatan car free day (CFD) di Surabaya, pada setiap akhir pekan.
Kebijakan ini juga sebagai upaya untuk melindungi masyarakat Surabaya dari virus corona.
Dalam waktu dekat ini, instansi terkait dilingkungan Pemkot Surabaya akan membahas secara intens atas wacana peniadaaan CFD.
Rapat yang akan digelar pada Jumat(13/3/2020) nanti, akan menghadirkan para ahli dibidang kesehatan, untuk membahas bagaimana dampak dan penyeberan virus corona di CFD.
“Ya ini lagi di koordinasikan pak Asisten 2. Saya minta dikoordinasikan supaya masyarakat tahu kenapa kita nanti keputusanya,” kata Wali Kota usai mendampingi kunjung Wakil Menteri Kerjasama Investasi Luar Negeri Belanda di Co Working Space, Mal pelayanan Siola, Kamis(12/3/2020) sore.
Pembahasan dengan pihak – pihak terkait soal peniadaan CFD, lanjut Wali Kota, merupakan upaya meminimalisir masyarakat yang merasa dirugikan. Mengingat dikegiatan CFD banyak warga yang melakukan aktivitas disana, termasuk para pedagang.
“Kalau keputusanya ditiadakan, misalnya ada pedagang yang kecewa, nanti bisa dimaklumi, karena ini untuk mengamankan kita semua dari serangan virus Covid-19,” pungkasnya.(robby)





