
Lumajang,(DOC) – Puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lumajang yang selama ini bekerja dan tinggal di negara Pandemi Virus Corona, telah tiba di Lumajang.
Terakhir kepulangan dari PMI tercatat pada selasa (7/4/2020). Terhitung sudah ada dua orang yang kemarin telah tiba di rumah masing-masing.
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Ketenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lumajang, Siti Lailatul Badriah mengatakan, Pihak pemerintah tidak meragukan dari segi kesehatan, karena sebelum sampai di Lumajang telah ada pemeriksaan di ranah Surabaya.
Pemeriksaan medis sudah dilakukan di bandara. Sehingga tidak perlu khawatir.
“Para pekerja ketika dinyatakan positif korona dipastikan akan menjalani karantina di Surabaya,” terangnya.
Saat ini sudah ada 24 orang yang datang. Pada awal bulan Januari yang terdata ada 18, “Itu masih terus bertambah,” ujar Siti Lailatul Badriah.
Pemantauan terus dilakukan terhadap para pekerja tersebut. Karena isolasi mandiri harus 14 hari. Beberapa nama TKI sudah diberikan ke Dinas Kesehatan Lumajang. Sehingga dari pihak desa hanya melakukan pengawasan.
““Data yang masuk di dinas hanya para TKI yang legal sedangkan yang illegal tidak bisa terdeteksi keberadaannya,” ucap Totok Sudjarwo Sekertaris Dinas Ketenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lumajang.
Dia juga mengungkapkan, disnakertrans tidak lepas koordinasi dengan Lembaga Pendampingan dan Pengembangan TKI (LPPTKI). Sehingga pengawasan bagi para TKI tersebut terus dipantau.
“Jika dari sisi medis dari para TKI tersebut tentunya sudah dilakukan pemeriksaan,” kata Totok Sudjarwo.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Ignasius Wibowo menyatakan tidak perlu mengkhawatirkan para TKI tersebut.
“Karena sudah ada pemeriksaan di ranah Provinsi. “ katanya.
Kabar tersebut sudah ada sejak kemarin. Namun setelah adanya koordinasi, ternyata sudah menjalani pemeriksaan yang ketat di bandara.(imam)





