Lumajang,(DOC) – Di tengah upaya pemerintah dan masyarakat gencar mengantisipasi persebaran wabah pendemi Covid-19, jumlah pasien Corona di Lumajang terus bertambah.
Terbaru, dari sebelumnya tercatat ada 3 orang pasien positif Covid-19, kini jumlahnya menjadi 5 orang atau bertambah lagi 2 orang.
Bupati Lumajang H.Thoriqul Haq menyampaikan, untuk yang positif 1 orang telah meninggal dunia, yakni SP (62). Sebelumnya dikategorikan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Tempeh.
“Pasien SP adalah Jamaah Umroh datang pada tanggal 10 Maret 2020, dia ini merupakan jamaah umroh tervel dari Malang,” ujar Cak Thoriq saat menggelar konferensi Pers di Pendopo Arya Wiraraja, Kamis (9/4/2020).
SP sendiri masuk RSUD Haryoto tanggal 21 Maret 2020 hasil swap pertama pasien tersebut di nyatakan negatif, dan kemudian repit tes di RSUD dr Haryoto dinyatakan positif.
“Setelah di Repit tes terus dilakukan swep kedua dan dinyatakan positif. Pasien SP meninggal pada 6 april 2020 dan hasil swep dilakukan sebelum pasien tersebut meninggal,” terang Thoriqul Haq.
Sedangkan pasien berinisial SR (57) warga Sumbersuko, saat ini dirawat di RSUD Haryoto dan masuk pada tanggal 1 April 2028.
“Sebelumnya SR adalah Orang dalam pengawasan (ODP). SR sendiri adalah ASN dari institusi di Surabaya saat ini menjalani perawatan di RSUD Haryoto,” imbuh Cak Thoriq.
Perubahan data terkait penyebaran dan perkembangan covid 19 wilayah kabupaten Lumajang untuk ODP 234 Orang, PDP 17 Orang dan Positif 5 orang.
Bupati Lumajang menambahkan, ada ASN yang masuk kategori PDP karena sebelumnya pernah kontak langsung dengan pasien yang positif.
“Sekarang melaksanakan isolasi mandiri dirumahnya dan sesuai anjuran pemerintah ASN dilarang mudik berlaku juga untuk pegawai Honorer,” imbuh Thoriq Haq.
Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, kebijakan karantina wilayah masih menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi.
“Namun Pemerintah Lumajang sudah siap dan sudah kita paparkan terkait personil sampai cara bertindak,” tuturnya.
Nantinya akan menyampaikan kepada bupati dari hasil mekanisme penyekatan diperbatasan mohon untuk disampaikan ke pada keluarga dan masyarakat banyak untuk tidak mudik.
“Apabila karantina ini diberlakukan mohon kerjasamanya untuk dilaksanakan baik karantina terpadu,mandiri maupun kombinasi demi keselamatan kita semua,” pungkasnya.(imam)





