Gadis Enrekang 14 Hari Disekap dan Diperkosa Ramai-ramai di Hutan Baraka

Enrekang (DOC) – Sebuah kisah pilu menyayat hati menimpa gadis Enrekang, Sulawesi Selatan.  Gadis berusia 16 tahun itu disekap di sebuah bangunan kososng di tengah hutan wilayah Baraka selama 14 hari. Dia pun diperkosa secara bergiliran oleh beberapa pemuda.

Kisah pilu ini bermula saat korban diajak jalan-jalan oleh salah seorang pelaku berinisial RM. Pelaku membawa korban ke sebuah rumah kosong di perkebunan wilayah Baraka. Di sanalah, korban disekap selama 2 pekan.

“Di rumah itu, pelaku memanggil beberapa orang rekannya dan memperkosa korban secara bergiliran selama 14 hari lamanya,” kata Kasat Reskrim Polres Enrekang, AKP Abdul Haris Nicolaus, Kamis (13/9/2018).

Kasus ini terungkap setelah keluarga korban melaporkan kehilangan anggota keluarganya selama beberapa hari.

“Di sebuah rumah kosong di hutan, pelaku RM ini memperkosa korban selama 2 hari. Korban diancam akan ditinggalkan di hutan jika tidak mengikuti kemauan pelaku,” ucapnya.

Setelah dua hari menyekap korban, RM kemudian menghubungi temannya yang lain, yaitu RR melalui sambungan telepon. Dari komunikasi itu, RM meminta RR untuk membawa makanan.

“Korban kemudian diserahkan kepada RR. RR lalu memindahkan korban ke rumah kebun yang lain yang jaraknya 2 kilometer dari lokasi pertama. Di sana, korban kembali diperkosa oleh RR dan rekannya yang lain,” terangnya.

“Jadi selama disekap, korban hanya diberi makan oleh pelaku yang dibawanya. Pakaian yang digunakan korban selama disekap 14 hari adalah pakaian yag sama saat pertama kali disekap,” sambungnya.

Di lokasi kedua inilah korban disekap selama belasan hari. Tiap hari korban disebut harus melayani nafsu bejat RM bersama rekan-rekannya.

“Jadi kita kembangkan penyelidikan dan akhirnya mendapati korban berada di rumah kosong di hutan. Kondisinya memprihatikan dan trauma,” kata Haris.(dtc/ziz)