GELAR RAKOR DI BATU, KPU JATIM UNDANG DIVISI KUL, PPK DAN BP DARI 38 KABUPATEN/ KOTA

Batu, kpujatim.go.id- Gelar rapat koordinasi (rakor) di Amarta Hills Hotel and Resort Kota Batu, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) undang 114 peserta terdiri dari Divisi Keuangan; Umum dan Logistik (KUL), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Bendahara Pengeluaran (BP) dari 38 KPU Kabupaten/ Kota di wilayahnya. Rakor diadakan dari hari Senin sampai dengan Selasa, tanggal 27-28 Agustus 2018.

Hadir pula dalam rakor, yakni Anggota, Sekretaris serta Kabag Program; Data; Organisasi dan SDM KPU Jatim. Serta panitia dari subbag Keuangan KPU Jatim.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur, Eko Sasmito

Ketua Panitia sekaligus Sekretaris KPU Jatim, Muhammad Eberta Kawima dalam laporannya menyampaikan maksud diadakannya rakor. “Rakor kali ini dimaksudkan untuk mempertahankan Opini WTP BPK RI tahun 2018 yang telah diraih oleh KPU. Sedangkan acara ini bertujuan untuk pertama, membangun kesamaan pemahaman pengelola keuangan dalam pengelolaan dana pemilu 2019. Lalu, kedua, mewujudkan pertanggungjawaban keuangan hibah Pilgub 2018 yang transparan dan akuntabel. Serta ketiga, mewujudkan tertib administrasi penggunaan anggaran,” jelas pria yang akrab disapa Wima ini (27/8).

Sehingga menurut Wima, setelah rakor ini selesai, targetnya SP4HL dapat diterbitkan. ”Lalu laporan hibah Pilgub 2018 sudah clear pada pertengahan September 2018 nanti. Dan juga Bendahara Kita ini menjadi mahir pajak, serta penyelesaian laporan pertanggungjawaban keuangan untuk Badan Penyelenggara Pemilu (adhoc) tahun 2019semakin lebih cepat,” terangnya.

Selanjutkan Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito pun kembali mempertegas pentingnya rakor kali ini. “Rakor ini penting diadakan karena untuk mempertahankan predikat WTP yang sudah diraih KPU. Apalagi WTP ini juga menjadi amanat dan tekad KPU RI sebagaimana disampaikan pada Rapat Pimpinan di Makasar kemarin. Dan harapannya kedepan KPU ini semakin lebih baik dari sekarang. Untuk itu bagi Kabupaten/ Kota yang masih punya tanggungan dalam pengelolaan keuangan harus segera diselesaikan,” tegas Eko kepada peserta rakor.

Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur, Muhammad Eberta Kawima

Rakor ini selanjutnya akan diisi oleh narasumber yang ahli di bidangnya. Yakni Lies Probo dan Wiwi dari BPKP, Hadi Surahman dari KPP Rungkut Surabaya, Diah Martiningsih dari Bagian Perbendaharaan Biro Keuangan KPU RI, serta Subagyo dari BPK RI.

(AACS)