Kelangkaan Elpiji 3 Kg Masih Terjadi, Warga Rela Antre Sejak Pagi

Kelangkaan Elpiji 3 Kg Masih Terjadi, Warga Rela Antre Sejak PagiSurabaya,(DOC) – Kelangkaan elpiji 3 kilogram(Kg) di Kota Surabaya masih menjadi masalah serius bagi masyarakat. Pada Rabu(5/2/2025) pagi, ratusan warga terlihat mengantre panjang di sejumlah pengecer gas elpiji di kawasan Tegal Sari. Antrean yang mencapai hingga 500 meter ini menunjukkan betapa tingginya permintaan terhadap tabung gas tersebut.

Antrean panjang di mulai sejak pukul 05.00 pagi, meskipun pengecer masih tutup. Masyarakat tetap sabar menunggu untuk mendapatkan elpiji yang di peruntukkan bagi warga kurang mampu. Para warga mengaku rela menunggu lama demi mendapatkan gas yang sudah menjadi kebutuhan pokok ini.
Meskipun pihak pengecer telah memberlakukan pembatasan pembelian, warga tetap bersedia menerima aturan tersebut asalkan bisa mendapatkan elpiji. Salah seorang warga, Abdul Hadi, mengungkapkan bahwa ia sudah mencoba membeli elpiji di beberapa tempat selama dua hari terakhir namun kosong. Sekarang, ia berusaha lagi mendapatkan gas elpiji dengan antre selama 1,5 jam di pengecer Tegal Sari.
“Sudah dua hari saya mencoba beli elpiji ke berbagai tempat, tapi selalu kosong. Kini saya harus antre panjang demi mendapatkan elpiji,” ujar Abdul Hadi Warga Keputran Surabaya.

Bacaan Lainnya
Pembatasan Penjualan dari Pengecer

Sementara itu, Agus Subiantoro, salah satu pengecer elpiji di Tegal Sari, mengatakan bahwa saat ini pihaknya memberlakukan pembatasan penjualan. “Kami hanya bisa memberikan lima tabung elpiji 3 kg per orang, sementara untuk pembeli luar, hanya satu tabung per orang,” jelasnya.
Menurutnya, upaya ini untuk mengatasi kelangkaan dan memastikan distribusi elpiji tetap merata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kelangkaan elpiji 3 kg di Surabaya masih terjadi hingga saat ini. Salah satu indikasinya adalah adanya antrean panjang yang terus terjadi. Sementara banyak warga yang kesulitan untuk mendapatkan gas melon ini. Masyarakat berharap pemerintah dan pihak-pihak terkait segera menemukan solusi agar kelangkaan ini tidak berlarut-larut, mengingat elpiji 3 kg merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat.(had)

Pos terkait