Lahar Dingin Semeru Putus Akses Pasirian-Tempursari, 350 KK di Tiga Dusun Terisolasi

Lahar Dingin Semeru Putus Akses Pasirian-Tempursari, 350 KK di Tiga Dusun TerisolasiLumajang,(DOC) – Banjir lahar dingin Gunung Semeru kembali mengamuk. Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang lumpuh total setelah jalur utama penghubung menuju Kecamatan Tempursari terputus akibat terjangan material vulkanik, Sabtu (31/1/2026).

Terputusnya akses jalan sepanjang 30 meter ini membuat aktivitas warga lumpuh. Anak-anak sekolah dan pekerja kini terpaksa bertaruh nyawa melintasi aliran sungai yang masih deras atau memutar jauh melalui jalur alternatif.

Bacaan Lainnya

Sutris, warga setempat, menceritakan detik-detik mencekam saat banjir lahar menerjang sejak Jumat malam. Aliran air yang sangat besar mengikis fondasi jalan hingga ambrol tak bersisa.

“Banjir semalam sangat besar. Tanah di bawah jalan terkikis habis sampai ambrol. Sekarang sama sekali tidak bisa dilewati kendaraan,” ungkap Sutris.

Kondisi ini diperparah dengan jebolnya tanggul penahan sungai sepanjang 30 meter. Ironisnya, tanggul yang hancur tersebut merupakan bangunan yang baru saja selesai dikerjakan. Akibatnya, luapan air merendam sekitar 30 hektare lahan pertanian warga.

Kerusakan infrastruktur ini menyulitkan akses pendidikan. Bambang, warga lainnya, menyebut banyak orang tua yang terpaksa menggendong anaknya menyeberangi sisa aliran lahar yang dangkal demi sampai ke sekolah.

“Anak-anak susah berangkat sekolah. Kalau mau lewat jalur Pantai Bambang mutarnya terlalu jauh, jadi terpaksa lewat aliran lahar,” ujarnya.

Kalaksa BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, S.Sos., mengonfirmasi bahwa dampak kerusakan kali ini cukup masif. Sebanyak tiga dusun kini dalam kondisi terisolasi.

“Ada sekitar 350 kepala keluarga (KK) di tiga dusun yang terisolasi. Selain jalan putus, tanggul sungai juga terkikis sepanjang 100 meter,” jelas Isnugroho.

Pihak BPBD Lumajang bergerak cepat dengan menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas dan PU SDA Provinsi Jawa Timur. “Tim sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan teknis guna langkah darurat selanjutnya,” pungkasnya. (r7)

Pos terkait