D-ONENEWS.COM

Ngaku Mantan Kapolri, Dua Tersangka Tipu Kades 4,7 Milyar

Jember,(DOC) – Dua tersangka kasus penipuan dan penggelapan uang 4,7 Milyar rupiah berhasil diringkus Polisi. Kedua tersangka berhasil diamankan Satreskrim Polres Jember dan Polsek Wuluhan adalah FR dan AR.

“Kedua tersangka ini telah melakukan penipuan terhadap korban adalah seorang Kepela Desa,” Ujar Wakapolres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika, SH, SIK, MH saat menggelar Konferensi pers, di Mapolsek Wuluhan, Jember, Rabu (26/5/2021).

Dimana kedua tersangka melakukan penipuan 4,7 milyar terhadap korban yakni soerang kepala Desa yang ada di Kecamatan Wuluhan, Jember dengan janji akan meluluskan anak korban menjadi seleksi Tarunna AKPOl dan menjanjikan korban menjadi Komisaris di PT Imasco Semen Puger Jember.

“Kasus penipuan terjadi pada bulan April, kemudian korban melaporkan kasus ini ke Polsek Wuluhan,” Ujar Kadek.

Setelah mendapatkan laporan polisi langsung bergerak cepat dan berkoordinasi dengan satreskrim Polres Jember pelaku berhasil ditangkap.

“Saat diinterogasi tersangka mengaku perbuatannya telah melakukan penipuan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam menjalankan aksi penipuan tersangka FR menyuruh AR yang mengaku sebagai sebagai mantan Kapolri Jenderal Pol Purn. Badrodin Haiti.

“korban diminta transfer sejumlah uang oleh tersangka FR, hingga korban mengalami kerugian uang tunai sebesar Rp 4.7M,” Ujar Wakapolres Jember.

korban yang percaya terhadap rayuan tersangka kemudian korban menyetor uang tunai dan tranfer via setoran ataupun M-banking.

“Setelah ditunggu sekian lama korban merasa curiga, kemudian korban berhasil menghubungi keluarga dari Jenderal Pol Purn Badrodin Haiti, ternyata kedua tersangka bukan anggota keluarga mantan Kapolri,” terang Kompol Kadek.

Selain itu, pelaku juga mengaku sebagai anggota anggota Badan Intelejen Nasional (BIN), Badan Narkotika Nasional (BNN), Dewan Ketahanan Nasional (WANTANAS).

Barang bukti berhasil diamankan Card, pistol mainan, senapan angin kaliber 4,5 mm, sepatu, kaos, baju dan barang lain hasil kejahatan.

“Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 378 Jo pasal 372 Jo pasal 55 Jo pasal 56 ayat 1 (i) yang ancaman hukumannya empat tahun penjara,” pungkasnya.(imam/r7)

Loading...

baca juga