Polda Jatim Buka Program Hapus Tato Gratis, Warga Antusias Mendaftar

Lumajang,(DOC) – Sejumlah warga Lumajang antusias menghapus tato yang melekat pada tubuhnya di bulan Suci Ramadhan, Kamis(6/4/2023).

Mereka bersemangat mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengikuti program gratis yang di gagas oleh Polda Jatim. Untuk memenuhi rekor Muri.

Bacaan Lainnya

Bukan cuma di Lumajang, program hapus tato ini, juga di laksanakan bertahap seluruh rumah sakit Bhayangkara se Jawa Timur.

Wakil Kepala Rumah Sakit (Wakarumkit) Bhayangkara Tirta Yatra Lumajang, Kompol Rochmad Prasetyo Utomo mengungkapkan, antusiasme warga untuk ikut sangat tinggi. Bahkan sejak awal pendaftaran di buka. “Saat ini sudah ada 136 pendaftar program hapus tato,” sambungnya.

Rochmad menambahkan, pendaftaran akan terus di buka sampai jadwal program hapus tato selesai. Masyarakat silakan datang ke rumah sakit Bhayangkara untuk registrasi. “Untuk pelaksanaan hapus tato berlangsung sampai tanggal 14 April 2023,” katanya.

Ia menjelaskan persyaratan bagi calon peserta yang ingin mengikuti program penghapusan tato. Yakni hanya membawa foto copy KTP saja. Tidak ada pungutan biaya apapun. “Setelah daftar, nanti akan di screening kesehatan HBsAg dan kencing manis,” imbuhnya.

Mengenai teknologi yang di gunakan untuk menghapus tato, lanjut Rochmad, tim medis menggunakan menggunakan laser. Sedangkan proses penghapusan tato tidak bisa tuntas dalam sekali tindakan. “Tentunya tattoo removal ini tidak bisa sehari. Akan ada beberapa tindakan sampai sepenuhnya hilang,” tandasnya.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, perlu beberapa tahap tindakan penghapusan dan perawatan. “Seperti warna merah, hijau begitu memang tidak semudah warna hitam dalam menghapusnya,” tukasnya.

Sementara itu, Irawan(23), salah satu peserta program hapus tato menyatakan bersyukur bisa menghapus gambar di tubuhnya. Mengingat saat membuat tato beberapa tahun lalu, ia merasa khilaf. “Hapus tato ini lebih sakit daripada dulu membuatnya. Tapi Alhamdulillah bisa dapat gratis,” ungkapnya

Baca Juga:  Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Kasus Penyalahgunaan Solar Bersubsidi

Peserta lainnya, Dwi mengaku biaya menghapus tato itu mahal. Sehingga ia biarkan tato di lengan kirinya sampai ada program gratis ini. “Sejak dulu ingin menghapusnya, tapi mahal. Karena ada penghapusan tato gratis saya ikut daftar,” katanya.(imam)

 

Pos terkait