D-ONENEWS.COM

Polisi Tangkap Penadah Puluhan Motor Curian

Lumajang, (DOC) – Satreskrim Polres Lumajang mengamankan sebanyak 10 unit sepeda motor hasil curian.

Sepuluh unit motor di dapatkan dari penadah berinsial AS (43) warga Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko, dan AW (39) warga Desa Wonogriyo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik mengatakan, penangkapan kedua penadah ini berdasarkan laporan korban menjadi korban pencurian sepeda motor pada Senin 19 Februari 2024.

“Korban sempat memakirkan sepeda motor hari Sabtu sampai Minggu teras bengkel sebelah barat rumahnya di Desa Jatigono, Kecamatan Kunir. Namun keesok harinya sekitar pukul 04.00 WIB sepeda motor sudah tidak ada,” terang Rofik saat menggelar konferensi pers, Jumat (1/3/2024).

Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua penadah saat berada di rumahnya.

“Awalnya kita menangkap tersangka AS, dan menamukan sepeda motor merk Kaisar yang merupakan hasil pencurian,” terangnya.

Polisi pun mengintrogasi tersangka AS tentang adanya barang bukti sepeda motor Kaisar. Ia mengaku mendapatkan motor tersebut dari tersangka AW. Tidak butuh waktu lama polisi mengamankan AW saat berada di rumahnya.

“Pengakuannya motor tersebut ia membelinya dari pelaku utama berinisial MW,” terang Rofik.

Dari pengakuannya AW untuk membantu tersangka MW untuk menjualnya sepeda motor hasil curian dengan harga Rp 800 ribu per unit.

“Dari hasil penjualan 2 unit tresida tersangka AW mendapatkan uang sebesar Rp 800 ribu, ” bebernya.

Namun saat di lakukan penangkapan MW berhasil melarikan diri bersama temanmnya yang belum di ketahui identitasnya

“Kami sudah mengantongi identitas pelaku berhasil melarikan diri. Saat ini masih dalam pengejaran,” tegas Rofik.

Barang bukti berhasil di amankan dari tangan penadah 10 unit motor di antaranya, 4 unit sepeda motor merk Kaisar type Triseda, 5 sepeda motor berbagai merk dan 1 sepeda motor listrik.

“Kami juga mengamankan 1 unit diesel, dan 1 buah gerenda yang digunakan untuk merusak nomor rangka dan nomer mesin,” ungkapnya.

Saat ini kedua pelaku masih di amankan di Mapolres Lumajang. Keduanya di kenakan Pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman hukuman paling lama empat tahun penjara. (Imam)

Loading...

baca juga