Polrestabes Surabaya Mulai Periksa Petugas KA

Tidak ada komentar 38 views

Surabaya,(DOC) – Polrestabes Surabaya terus melakukan penyelidikan atas insiden tabrak KA yang menimpa penonton drama kolosal Surabaya Membara di jembatan viaduk Tugu Pahlawan hingga menyebabkan 3 orang meninggal dunia dan belasan penonton mengalami luka parah.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Rudi Setiawan menyatakan, pihak kepolisian berencana memeriksa petugas Kereta Api yang melintas saat drama kolosal ‘Surabaya Membara’ akan dimulai.

Menurut Kapolrest, petugas KA yang akan diperiksa yakni masinis KA KRD jurusan Pasar Turi – Sidoarjo – Bojonegoro.

“Upaya penegakan hukum terus dilakukan dengan menyelidi penyebab terjadinya kecelakan dijalur kereta api. Hari ini koordinasi dengan PT KAI Daops VIII Surabaya guna dimintai keterangan kepada petugas termasuk masinis,” ujarnya Kapolrestabes Surabaya, di sela menerima bantuan sepeda motor operasional di Balai kota Surabaya, Sabtu(10/11/2018) sore.

Selain para petugas kereta api, polisi juga tengah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah panitia penyelenggara drama kolosal ‘Surabaya Membara’.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan kepada 2 orang dari pihak penyelenggara diantaranya mas Taufik Monyong. Pemeriksaan ini terus berlangsung dan bisa jadi jumlah saksi yang akan diperiksa akan bertambah. Informasinya akan kita update terus,” imbuhnya.

Kombes Pol. Rudi Setiawan menambahkan, peristiwa ini telah menewaskan 3 orang penonton dan 20 orang mengalami luka-luka.

“3 korban luka masih dirawat di RS Soewandhi sedangkan 4 lainnya dirawat di RS PHC Perak Surabaya,” katanya.

Ia menjelaskan kronologis kejadiannya yang bermula saat para penonton memadati jembatan viaduk untuk menonton drama kolosal ‘Surabaya Membara’ untuk memperingati hari Pahlawan.

Tiba-tiba kereta api penumpang dari Stasiun Gubeng menuju Stasiun Pasar Turi melintas di lokasi pada pukul 19.45 WIB, Jumat(9/11/2018) malam.

“Jika berdasarkan tayangan video amatir yang beredar, KA penumpang itu melaju pelan. Tapi ada sejumlah orang yang berada di dekat perlintasan itu,” tambahnya.

Rudi mengatakan, saat KA melintas kondisi jembatan viaduk sempit. Diduga penonton merasa panik, sehingga terjadi kecelakaan. Ada beberapa penonton yang mengalami luka lecet akibat terserempet badan KA.

“Acara tetap dilanjutkan karena sudah mau selesai. Sementara jarak antara lokasi acara dengan titik kecelakaan sekitar 500 meter,” pungkasnya.(lm/robby/r7)