Prihatin Saat Reses Terakhir, Anggota Fraksi PSI DPRD Surabaya Temukan Sejumlah Fakta

Surabaya,(DOC) – Anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI),
Josiah Michael yang melaksanak kegiatan Menjaring Aspirasi Masyarakat Reses III Masa Persidangan I Tahun 2021 di Sambikerep RT 05/RW 04, Kelurahan/Kecamatan Sambikerep, kemarin, sangat terkejut melihat posisi rumah warga lebih rendah 1 meter dari jalan. Parahnya, tidak hanya satu rumah, tapi semua rumah yang berada dalam satu gang.

” Kalau hujan, air masuk ke rumah pak. Warga meninggikan teras untuk membendung air, tapi tetap saja ada air yang masuk, ” ujar Ketua RT 05/RW 04, Warji.

Bacaan Lainnya

Penemuan fakta di lapangan ini berawal dari seorang warga, Ibu Kusni yang menyampaikan aspirasi, tapi suaranya lirih. Ia malu menyampaikan keluhannya, sehingga suaranya tidak terdengar jelas.

Josiah Michael langsung berinisiatif menghampiri tempat duduk Ibu Kusni.
“Kalau hujan rumah saya kebanjiran pak, ” kata Ibu Kusni.

Mendapat laporan seperti itu, Josiah langsung merespons. ” Baik, selesai acara ini kita sidak ya bu,”tutur Josiah.

Menurut Josiah, penyebab banjir di wilayah RT 05/RW 04 tersebut karena satu-satunya saluran air ditutup oleh pemilik lahan. Akibatnya, air meluber ke jalan dan menerobos masuk ke rumah-rumah warga. Bahkan, sebelum jalan ditinggikan, ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa.

” Kondisi ini sangat memprihatinkan. Ini akan saya prioritaskan untuk diperjuangkan. Apalagi, RT 05 ini adalah tetangga saya, ” ungkap Josiah yang juga anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Dia berjanji akan memperjuangkan dan melobi Pemkot Surabaya untuk membuat sudetan saluran air hingga ke bozem.Dengan begitu, wilayah RT 05 tak kebanjiran lagi.

Selain persoalan banjir, aspirasi yang dikeluhkan warga adalah soal penerangan jalan umum (PJU) yang kurang, pembinaan UMKM, dan pelatihan keterampilan untuk anak muda.

Reses Terakhir di Gadel Sari Madya, Pekerja Seni Ingin Pentas dan Bantuan Peralatan

Reses terakhir anggota DPRD Kota Surabaya, Josiah Michael ditutup dengan mengundang komunitas seni “Paguyuban Turonggo Satrio Kencono” di Jalan Gadel Sari Madya I/12, Senin (25/10/2021) malam.

Baca Juga:  Dewan Dorong Pemkot Surabaya Untuk Maksimalkan Belanja Modal Anggaran Tahun 2023

Pada acara tersebut Josiah Michael disambut oleh kesenian tari kepangan dari ujung jalan menuju ke lokasi acara.
“Saya cukup terkesan anak-anak muda mau melestarikan budaya kita. Karena itu, saya ingin menyerap aspirasi dari pelaku seni ini” ujar Josiah Michael, Senin (25/10/2021)

Acara Menjaring Aspirasi Masyarakat Reses III Masa Persidangan I Tahun 2021, sendiri berjalan lancar dan dalam suasana guyub serta kekeluargaan. Beberapa unek-unekĀ  yang disampaikan oleh anggota paguyuban seni tersebut, antara lain ingin keberadaan mereka diperhatian lebih oleh Pemkot Surabaya. Misalnya, diberi kesempatan seluas-luasnya untuk pementasan dan juga bantuan peralatan.

“Hingga saat ini peralatan tampil kami masih menyewa. Jadi kami sangat berharap mendapat perhatian dari pemkot agar kami bisa memiliki peralatan sendiri,”ujar salah seorang anggota paguyuban, Maharani.

Sementara Ketua Paguyuban Seni Turonggo Satrio Kencono, Ratemi mengaku senang atas kehadiran Josiah Michael. Bahkan, anggotanya kian bersemangat.
“Karena baru kali ini anak-anak bisa menyampaikan langsung harapan mereka kepada anggota dewan. Mereka merasa sangat diperhatikan, ” ungkap Ratemi.

Soal keluh kesah para pekerja seni ini, Josiah mengatakan akan memperhatikan dan memperjuangkan aspirasi mereka.

“Sudah tentu saya akan berusaha memperjuangkan aspirasi mereka, karena bagaimanapun juga kegiatan mereka ini sangat positif dalam menyalurkan bakat anak muda. Selain melestarikan kebudayaan yg semakin terhimpit kehidupan modern, pungkas dia. (dhi/r7)

Pos terkait