D-ONENEWS.COM

Tiket Gratis, Biaya Operasional Suroboyo Bus Masih di Subsidi APBD Surabaya

Surabaya,(DOC) – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat menyatakan, warga bisa menikmati Suroboyo Bus dengan hanya membayar tiket botol plastik. Mengingat seluruh biaya operasional Suroboyo Bus masih disubsidi oleh APBD kota Surabaya.

Menurut Irvan, dalam setahun anggaran operasional armada Suroboyo Bus sekitar Rp. 10 Milliar yang digunakan untuk membayar gaji driver dan karyawan bus, termasuk BBM solar.

“Karyawan digaji sesuai UMK. Jadi kalau dibagi 20 armada, maka biaya operasional masing-masing Suroboyo bus berkisar Rp. 500 jutaan, dalam setahun,” ungkap Irvan, disela peresmian operasional Suroboyo Bus di Taman Surya, Jumat(4/1/2019).

Ia menjelaskan, kapasitas penumpang Suroboyo Bus yang baru ini 65 orang. Berbeda dengan bus yang lama dengan kapasitas 67 orang.

“Kapasitasnya 65 orang karena bus yang baru ini memiliki dua pintu, kalau bus yang lama kan hanya satu pintu. Kacanya juga lebih rendah, sehingga secara keseluruhan desainnya lebih bagus yang ini,” ujarnya.

Selain itu, halte Suroboyo Bus kini juga ditambah delapan halte yang terletak di depan UIN, depan Royal, depan Joyoboyo, Mayjen Sungkono depan KPU, Mayjen Sungkono sebelah SPBU, HR Muhammad sekitar Masjid At-taqwa, Dharmawangsa sekitar rumah sakit Dr Soetomo, Kertajaya Indah sebelah bundaran ITS.

“Rencananya kami juga akan terus menambahkan halte-halte bus ini ke depannya,” paparnya.

Mengenai pemberlakuan tariff, lanjut Irvan, hal itu masih belum di wacanakan, karena perlu perangkat hukum yang mengaturnya.

“Malah wacananya, Bus Suroboyo akan digratiskan seperti di negara-negara lain seperti diantaranya di Malaysia. Nanti operasionalnya bisa dari PAD reklame Bus dan subsidi APBD,” pungkasnya.(robby/r7)

Loading...

baca juga