Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota Surabaya memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan seorang petugas bermain game di lobi Balai Kota. Untuk meluruskan informasi, Pemkot menegaskan bahwa rekaman tersebut bukan kejadian baru.
Menurut Plt Kepala Diskominfo Surabaya, M. Fikser, video itu di ambil pada awal 2024. Ia menjelaskan bahwa petugas yang terekam sudah langsung di tegur saat itu. Selain itu, unggahan aslinya juga telah di hapus oleh orang yang merekam dan membagikannya.
Sebagai tambahan, Fikser menyebut rekaman tersebut di buat sebelum adanya tulisan aksara Jawa di latar Balai Kota. Karena itu, ia menegaskan bahwa kejadian dalam video sudah cukup lama.
Ia juga meluruskan identitas orang yang ada di video. Petugas itu bukan ASN Pemkot Surabaya, melainkan tenaga tambahan yang menjaga objek vital. Saat ini, orang tersebut sudah tidak lagi bertugas di Balai Kota.
Terkait beredarnya kembali rekaman lama tanpa konteks waktu, Fikser memberi peringatan. Ia mengatakan akun yang mengunggah ulang video tersebut berpotensi di proses secara hukum jika di anggap menyesatkan.
Untuk itu, ia mengajak masyarakat lebih berhati-hati. Menurutnya, penting untuk memeriksa fakta sebelum mempercayai atau menyebarkan konten di media sosial.
“Akun yang mengunggah ulang video itu bisa di permasalahkan karena tidak memberikan informasi waktu pengambilan dan salah mengidentifikasi petugas sebagai ASN. Hal seperti ini bisa memicu opini liar,” ujar Fikser. (r6)





