Surabaya,(DOC) – Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya mencatat laju inflasi tertinggi di Kota Surabaya per Juli 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya menunjukkan, kelompok ini mengalami inflasi year-on-year (yoy) sebesar 9,19 persen. Angka ini merupakan yang tertinggi di banding kelompok pengeluaran lainnya.
Meski demikian, kelompok ini bukan penyumbang terbesar terhadap inflasi umum. Sumbangannya terhadap inflasi yoy Kota Surabaya hanya sebesar 0,58 persen, masih di bawah kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang memberikan andil 0,73 persen.
Berdasarkan data rilis BPS Surabaya pada bulan Juli 2025, kenaikan tajam pada kelompok ini di dorong oleh melambungnya harga emas perhiasan, yang menjadi penyumbang utama dengan andil 0,50 persen. Beberapa produk perawatan pribadi lain seperti pembalut wanita, pasta gigi, shampo, dan parfum turut menyumbang kenaikan meski dalam skala kecil.
Dari empat subkelompok dalam kategori ini, tiga mengalami inflasi, yaitu:
- Perawatan pribadi lainnya naik 29,67 persen
- Perawatan pribadi naik 1,83 persen
- Jasa lainnya naik 0,45 persen
- Satu subkelompok, perlindungan sosial, tidak mengalami perubahan harga.
Menariknya, meski mengalami inflasi tahunan tertinggi, kelompok ini justru mencatat deflasi tipis secara bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,01 persen, disebabkan oleh penurunan harga emas perhiasan pada Juli 2025. (r6)





