Bukan Teori, PLN Ajak Mahasiswa PNM Bedah ‘Perisai’ Otomatis Pasokan Listrik Modern

Bukan Teori, PLN Ajak Mahasiswa PNM Bedah ‘Perisai’ Otomatis Pasokan Listrik Modern

Madiun, (DOC) – Ruang kelas Politeknik Negeri Madiun (PNM) mendadak berubah menjadi ruang simulasi kendali listrik. Puluhan mahasiswa semester IV Teknik Listrik tidak sedang menghafal rumus dari buku teks, melainkan sedang ditantang memecahkan kasus gangguan listrik tegangan tinggi langsung oleh ahlinya.

Bacaan Lainnya

Lewat program kuliah tamu bersama PLN UIT JBM, para mahasiswa ini berkesempatan mencuri ilmu dari Muh Saifussalam dan Gesit Dwiyanto, dua praktisi kawakan dari PLN UPT Madiun. Tema yang diangkat adalah “Proteksi Peralatan Gardu Induk Tegangan Tinggi”.

Sistem proteksi digambarkan sebagai sistem imun dalam jaringan listrik. Jika ada gangguan, sistem inilah yang bekerja paling depan agar tidak terjadi pemadaman meluas. Menariknya, materi tidak disampaikan satu arah. Dua punggawa PLN tersebut membawa lembar studi kasus riil yang biasa mereka hadapi di lapangan, termasuk bagaimana transisi teknologi menuju proteksi digital modern.

“Seru sekali, karena kami tidak cuma membayangkan teori di papan tulis, tapi tahu langsung apa yang terjadi kalau gardu induk benar-benar kena gangguan dan bagaimana teknologi digital mengatasinya,” ungkap salah satu peserta.

Kuliah tamu ini menjadi bukti bahwa PLN tidak hanya fokus menjaga keandalan listrik hari ini, tapi juga ikut membangun semangat dan mempersiapkan mental generasi muda untuk menjadi tulang punggung industri ketenagalistrikan masa depan.

Muh Saifussalam mengapresiasi antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, rasa ingin tahu yang tinggi menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan industri energi yang terus berkembang.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme mahasiswa Politeknik Negeri Madiun. Pertanyaan yang disampaikan menunjukkan semangat belajar dan kemampuan berpikir kritis yang baik. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan juga diwarnai kehadiran Tim Srikandi PLN yang memberikan motivasi mengenai peluang karier di sektor ketenagalistrikan. Mereka turut berbagi pengalaman tentang peran strategis perempuan dalam industri energi serta pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan kerja.

Baca Juga:  Bukan Cuma Teori, Mahasiswa ITS Bedah ISO 9001:2015 di TPS Surabaya

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan kerja sama antara PLN dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten menghadapi transformasi sektor energi.

Menurutnya, PLN tidak hanya berfokus menyediakan listrik yang andal bagi masyarakat, tetapi juga berkomitmen mendukung pengembangan kompetensi generasi muda melalui berbagai program edukasi.

“Melalui kuliah tamu ini kami ingin membuka ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan praktis kepada mahasiswa agar memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dunia ketenagalistrikan. Kami berharap sinergi dengan institusi pendidikan terus diperkuat untuk mencetak talenta-talenta unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan sektor energi nasional,” kata Ika.

PLN berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan berkembang dalam berbagai bentuk kolaborasi lainnya. Selain memperkaya wawasan mahasiswa, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja serta melahirkan generasi engineer muda yang kompeten, inovatif, dan berdaya saing dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.

Pos terkait