Hari Anti Korupsi Diperingati Kejari Tanjung Perak Dengan Lomba Pidato Antar Pelajar

Surabaya,(DOC) – Lomba pidato antar siswa SMP Negeri digelar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya dalam rangka memperingati hari Anti Korupsi yang jatuh pada 9 Desember 2018 mendatang. 

“Ada 19 peserta yang ikut lomba, mereka dari SMP Negeri yang berada di wilayah kerja hukum Kejari Tanjung  Perak,” ungkap Kasi Inteljen Kejari Tanjung Perak, Lingga Nuarie, Senin(26/11/2018).

Bacaan Lainnya

Selain lomba pidato, Peringatan Hari Anti Korupsi ini juga menggelar lomba cerdas cermat dan yel yel.

“Nanti yang ditetapkan sebagai pemenang akan dikirim ke Kejati Jatim, untuk mengikuti lomba di tingkat Propinsi,” kata Lingga. 

Dari 19 peserta yang ikut dalam lomba tersebut, ada 3 yang diambil sebagai pemenang. Juara 1 akan mendapatkan hadiah uang Rp 1 juta lengkap dengan piala dan piagam, juara 2 mendapat Rp 750 ribu beserta piala dan piagam. Sementara juara ke 3 mendapat piala, piagam dan uang sebesar Rp 500 ribu. 

Lomba pidato, cerdas cermat dan yel yel ini dibuka langsung oleh Kajari Tanjung Perak Rachmat Supriady dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan dan perwakilan dari 19 SMPN yang ada diwilayah hukum Kejari Tanjung Perak.

“Juara pertama dimenangkan oleh Sabilah Dwi Safitri dari SMPN 3 Surabaya, juara 2 dimenangkan oleh Chiara Ifani Mukti dari SMPN 18 Surabaya dan juara 3 dimenangkan oleh Afina Karima dari SMPN 5 Surabaya.” Katanya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Surabaya, M Ikhsan mengapresiasi kegiatan lomba peringatan hari anti korupsi.

“Kegiatan lomba Pidato, Yel Yel dan Cerdas Cermat bertema Anti Korupsi ini sangat mengena pada anak anak kita,” kata Ikhsan.

Menurut Ikhsan, Sosialisasi terhadap Anti Korupsi ini memang harus dilakukan sejak usia dini. 

“Pidatonya menyentuh anak-anak,” imbuhnya.

Dengan kegiatan ini, masih kata Ikhsan, diharapkan anak-anak mengetahui secara langsung dampak negatif dari tindak pidana korupsi. 

Baca Juga:  Penyidikan Korupsi PD Pasar Surya Berlanjut, Kejari Tanjung Perak Dalami Bukti Digital

“Sebagai generasi bangsa, mereka harus tau bahwa korupsi ini sangat membahayakan negara dan bangsa. Semoga kegiatan seperti ini rutin dilakukan sebagai upaya pencegahan korupsi secara dini,” pungkasnya.(pro/r7)

Pos terkait