Jembatan Terputus Diterjang Lahar Dingin Semeru, Warga Bangun Jembatan Darurat Dari Pohon Kelapa

Lumajang, (DOC) – Jembatan penghubung antar desa di dua Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo terputus diterjang lahar dingin Gunung Semeru, warga membangun jembatan darurat dengan menggunakan kayu.

Jembatan darurat dibangun warga merupakan jalan satu-satunya yang menghubungkan antar dusun yakni Dusun Kajarkuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, dan Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.

Bacaan Lainnya

Warga Desa setempat bergotong royong memperbaiki jembatan secara darurat dengan menggunakan batang pohon kelapa ditata disamping jembatan terputus.

Besarnya banjir yang terjadi Kamis (13/1/2022) membuat beton penyangga jembatan ambrol dan jembatan putus menjadi dua bagian.

“Hari ini kami bersama warga bergotong royong membuat jembatan darurat dari batang pohon kelapa dibelah dua,” ujar Muhmmad Zainudin.

Menurutnya jembatan ini merupakan akses satu-satunya yang mengubungkan Kajarkuning dan Curahkobokan. Selain untuk utama aktivitas warga, jembatan tersebut juga digunakan untuk akses relawan.

“Warga berharap kepada pemerintah untuk secepatnya membangun jembatan yang terputus, sebab ini jalan satu-satunya untuk warga dan relawan,” ungkapnya.

Meski begitu, untuk sementara jembatan darurat dibangun dengan menggunakan batang pohon kelapa yang dibetangkan di atas sungai aliran lahar untuk bisa dilalui orang dan sepeda motor.

“Untuk kendaraan roda empat belum bisa, hanya orang dan motor,” tutur Zainudin.

Diberitakan sebelumnya Jembatan penghubung antar desa di dua Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo terputus akibat banjir lahar dingin Gunung Semeru.(Imam)

Baca Juga:  Jasa Raharja: Selama 9 Bulan Belakangan Angka Kecelakaan Meningkat 40 Persen

Pos terkait