Kasus Covid-19 di Jatim Capai 1.863, Gubernur Bakal Forkopimda Bahas PSBB Provinsi

Surabaya,(DOC) – Peta pesebaran Covid-19 di Jawa Timur sudah terjadi di 38 kabupaten/kota, terakhir kabupaten Sampang Madura.

Upaya memutus mata rantai penyebaran virus asal Wuhan, China itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Surabaya Raya dan selanjutnya Malang Raya.

Bacaan Lainnya

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berencana melakukan rapat koordinasi (Rakor) dengan Forkopimda Provinsi guna menelaah pemberlakuan PSBB di sejumlah wilayah.

“Seluruh wilayah kabupaten/kota di Jawa Timur sudah masuk zona merah, untuk itu pemerintah daerah dan masyarakat harus berhati-hati dan selalu menerapkan physical distancing,” ungkap Khofifah di Grahadi, Kamis(14/5/2020).

Khofifah menerangkan, bahwa hasil telaah dari pakar epidemologi soal penyebaran Covid-19 sudah keluar sehingga akan menjadi tema pembahasan dalam Rakor nanti dengan sejumlah daerah.

“Kita akan undang beberapa daerah untuk membahas epidemologi Covid-19. Mungkin tidak semua daerah yang diundang agar lebih effektif,” tandasnya.

Dikesempatan itu, Gubernur Khofifah juga menjelaskan mengenai perkembangan kasus Covid-19 di Jawa Timur, kata Khofifah, kini bertambah 91 orang dengan total pasien positif sebanyak 1.863 orang.

“Catatan gugus tugas Covid-19, ada penambahan kasus baru 91 pasien poisitif, tapi yang masih dalam perawatan sebanyak 1.384 atau 74,49 persen,” jelas Khofifah.

Dari total kasus Covid-19 tambahan baru itu, terbanyak masih berasal dari Surabaya yaitu 51 kasus, kemudian di susul Penambahan kasus terbanyak masih berada di Surabaya. Yakni ada sejumlah 51 kasus, delapan kasus dari Sidoarjo, Gresik dan Bojonegoro masing-masing lima kasus, Kota Kediri empat kasus, kabupaten Malang dan Jombang masing-masing dua kasus, kemudian kota Batu, kota Mojokerto, Sumenep, kabupaten Madiun dan kabupaten Blitar masing-masing terdapat satu kasus.

“Peta kuantitatif peringkat, yaitu pertama Surabaya dengan jumlah total pasien positif sebanyak 921 orang, kedua Sidoarjo dengan total 235 pasien, ke tiga Lamongan total 64 pasien,  selanjutnya Magetan 53 pasien dan Gresik 46 pasien,” katanya.

Baca Juga:  PSSI dan Gubernur Khofifah Kumpulkan 5 Kelompok Suporter Bola

Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diawasi sebanyak 2.037 dari total 4.509 orang dan sisanya 2.037 orang telah selesai diawasi. Sedangkan pasien yang meninggal dunia dengan status PDP sebanyak 435 orang. Data Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dipantau sebanyak 4.236 dari total ODP 21.910 orang.

“Berdasarkan data, yang selesai dipantau 17.595 orang, yang meninggal pada saat ODP ada 79 orang,” tambah Khofifah,

Selanjutnya jumlah pasien sembuh dari Covid-19, terdapat penambahan 16 orang yang sudah terkonversi negatif atau sembuh. Mereka berasal dari Surabaya enam orang, kabupaten Malang dan Lumajang masing-masing tiga orang. Lalu Kota Mojokerto, Tuban, Ponorogo dan Pacitan masing-masing terdapat satu pasien sembuh.

“Alhamdulillah, total pasien sembuh 294 orang atau 15,82 persen. Tapi kabar duka untuk pasien meninggal ada tambahan 14 orang dari Surabaya lima, Sidoarjo empat, dan kota Batu, Gresik, Jombang, kabupaten Kediri, serta Pamekasan masing-masing ada satu. Total pasien meninggal di Jatim ada 180 orang atau 9,69 persen,” pungkasnya.(div)

Pos terkait