D-ONENEWS.COM

Satlantas Polrestabes Periksa 4 Saksi Kecelakaan di Jalan Darmo

Satlantas Polrestabes Periksa 4 Saksi Kecelakaan di Jalan DarmoSurabaya,(DOC) – Satlantas Polrestabes Surabaya memeriksa empat orang saksi kecelakaan yang di duga melibatkan seorang Jaksa berinisial H, Kamis(22/2/2024). Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Darmo Surabaya, Rabu(21/2/2/24) dini hari.

Dari hasil pemeriksaan, jika terbukti bersalah, H berpotensi menjadi tersangka atas peristiwa yang mengakibatkan tiga orang luka-luka.

Kepala Satlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan, dalam peristiwa kecelakaan itu, H tidak dalam pengaruh alkohol. Ia hanya ngantuk sampai hilang kendali.

“Kalau terkait pengaruh alkohol tidak ada. Seperti dugaan awal, tidak ada. Karena ini murni mengantuk. Pada saat mengantuk berkendara, sehingga hilang konsetrasinya,” ujar Arif pada awak media, Jumat(23/2/2024).

Arif menjelaskan, polisi telah memeriksa empat orang saksi dan akan memeriksa para korban. Pihaknya juga bakal memeriksa CCTV di lokasi kejadian. “Empat saksi, yang sudah kita proses,” terang Arif.

Jika H terbukti bersalah, maka bisa terkena Pasal 310 ayat 2 UU RI nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan. Sebab atas kelalaiannya menyebabkan terjadinya kecelakaann lalu lintas sehingga timbul luka berat.

Pelaku Koorporatif Hanya Wajib Lapor

Dalam kecelakaan tersebut, sambung Arif, H menabrak penjual kacang, kemudian kabur dan menerabas lampu lalu lintas hingga menabrak dua pengendara lain. Meski begitu, pihak kepolisian tidak melakukan penangkapan terhadap H dan hanya wajib lapor.

“Nah ini yang bersangkutan sementara pengemudi tidak kita tahan, karena kooperatif. Masih kita terapkan wajib lapor sambil kita mengumpulkan keterangan-keterangan lain. Baik dari saksi-saksi di lapangan maupun korban,” jelas Arif.

Ia menambahkan, korban sekarang masih belum bisa di mintai keterangan, karena fokus menjalani perawatan.

“Iya mungkin saja (menjadi tersangka), apabila nanti hasil pemeriksaan kita, petunjuk-petunjuk dan kelalaian dari pihak pengendara. Bisa tidak menutup kemungkinan kita naikan jadi tersangka,” katanya.

“Saat ini masih tahap penyidikan. Baru nanti di lakukan gelar baru, kita tetapkan statusnya sepeti apa,” sambung Arif.

Seperti pada pemberitaan sebelumnya, Mobil Toyota Innova yang di duga di kendarai seorang Jaksa, bertugas di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya berinsial H terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Darmo, Surabaya, Rabu (21/2/2024) dini hari. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 00.20 WIB.

Saat itu, mobil Innova menabrak penjual kacang dari belakang di Jalan Panglima Sudirman. Lalu sempat kabur dan menabrak dua mobil lagi di Simpang 4 Jalan Raya Darmo.(ang/r7)

Loading...

baca juga