D-ONENEWS.COM

Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Tangkap Ratusan Warga, Didenda Rp 52 Ribu dan Disidang di Taman Bungkul

Surabaya,(DOC) – Pasca diresmikan, tim pemburu pelanggar protokol kesehatan Covid-19 bersama Forkopimda Jawa Timur menangkap ratusan warga Surabaya yang tak patuh. Razia protokol kesehatan ini dilakukan serentak di tiga wilayah yakni kawasan Surabaya Barat dan Utara, Surabaya Selatan dan Surabaya Timur.

Ratusan warga yang terjaring razia yustisi oleh tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19 ini dikumpulkan ke Taman Bungkul dan dikenakan tilang KTP.

Di Taman Bungkul warga langsung di sidang oleh Hakim dan panitera yang sudah disiapkan.Kemudian mereka harus membayar denda di loket pembayaran yang juga tersedia dilokasi tersebut.

Para pelanggar yang tak mengenakan masker di denda Rp 52 ribu, dengan rincian Rp 50 ribu untuk denda pelanggaran dan Rp 2 ribu untuk biaya perkara.

Dalam kesempatan itu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan, kegiatan ini untuk menegakkan hukum protokol Kesehatan, sekaligus mengajak masyarakat patuh dari berbagai regulasi terhadap kebaikan, perlindungan serta kesehatan masyarakat sendiri.

“Maka penegakan itu dilakukan antara lain melalui operasi yustisi. Harapannya kepatuhan dari seluruh elemen masyarakat semakin meningkat,” ujar Khofifah.

Khofifah menambahkan,derajat kesehatan juga semakin meningkat seiring bagaimana cara melindungi diri sendiri dan orang lain. “Caranya dengan mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tandas Khofifah.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol. Mohammad Fadil Imran menyatakan, bahwa dibentuknya tim pemburu pelanggar protokol kesehatan dibentuk sesuai instruksi Presiden, karena masih banyak warga yang melanggar.

“Tujuannya untuk lebih tertib dan disiplin memakai masker, agar penularan virus corona bisa di minimalisir,” tegasnya.(div)

Loading...

baca juga