Surabaya, (DOC) – Selama tahun 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat kolaborasi dengan Bunda PAUD Kota Surabaya. Berbagai program di rancang untuk mendukung Kurikulum Merdeka yang fokus pada pembelajaran relevan dan berpusat pada anak-anak jenjang PAUD.
Ketua Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, memaparkan capaian program sepanjang tahun tersebut. Program-program ini di fokuskan pada dua hal utama, yaitu penguatan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) dan pengembangan PAUD yang berkualitas.
Di awal tahun, Bunda PAUD Surabaya terlibat aktif dalam monitoring pelaksanaan Sub PIN Polio. Program ini bertujuan memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi polio secara lengkap.
Pelaksanaan di lakukan serentak di lokasi seperti Balai RW, PAUD, TK, SD, Puskesmas, dan Posyandu. Pada 22 Januari 2024, putaran pertama mencatat capaian 103,64 persen atau 341.612 anak yang terimunisasi.
“Pada putaran kedua, 25 Februari 2024, cakupan imunisasi mencapai 105,94 persen,” ujar Rini, Sabtu (4/1/2025).
Dari Januari hingga November 2024, Pemkot dan Bunda PAUD mengadakan Edu City Tour. Program ini bertujuan memberikan stimulasi langsung pada aspek visual, motorik, dan sosial anak-anak.
“Kegiatan ini mengajak anak mengamati objek dan lingkungan di luar kelas. Hal ini membantu mereka meningkatkan keterampilan observasi, motorik, dan kemampuan sosial,” jelasnya.
Program Transisi PAUD ke SD
Di Februari 2024, Pemkot Surabaya meluncurkan program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan. Program ini mendukung kesiapan anak dalam menghadapi jenjang pendidikan dasar.
“Kesiapan transisi ini mencakup aspek emosi, sosial, dan akademik. Anak yang merasa nyaman akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru,” tambah Rini.
Pada April 2024, Rini Indriyani meluncurkan Buku Perlindungan dari Kekerasan dan Buku Mitigasi Bencana untuk anak PAUD-SD. Pelatihan menulis dan mendongeng bagi guru juga di gelar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Inisiatif ini mendukung penguatan literasi anak melalui bacaan yang edukatif dan menarik,” ungkapnya.
Di bulan yang sama, Pagelaran Talenta Seni dan Kreativitas digelar. Kegiatan ini menjadi ajang bagi siswa PAUD dan SD untuk menunjukkan bakat seni dan kreativitas mereka.
Pada Agustus 2024, Surabaya merayakan Hari Anak Nasional ke-40 dengan berbagai program perlindungan anak. Program-program ini mencakup pembentukan Forum Anak, PUSPAGA, dan sekolah ramah anak.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot mengadakan penghargaan bagi Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan pada September 2024.
“Kegiatan ini memotivasi para Bunda PAUD untuk terus meningkatkan layanan pendidikan,” ujar Rini.
Di penghujung tahun, Gugus Tugas PAUD HI di bentuk. Gugus ini melibatkan 17 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan layanan PAUD yang komprehensif dan berkelanjutan.
“Pembentukan gugus tugas ini adalah upaya mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” pungkasnya. (r6)





