PESERTA PEMILU RAMPUNG SAMPAIKAN LPSDK, KPU JATIM UMUMKAN KEPADA PUBLIK

Pengumuman LPSDK Peserta Pemilu

 

Surabaya, kpujatim.go.id- Seluruh peserta pemilu telah menyampaikan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) kepada Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) kemarin (Rabu, 2/1). Dan hari ini, Kamis (3/1), giliran KPU Jatim mengumumkan kepada publik.

Peserta pemilu yang menyampaikan LPSDK ke KPU Provinsi ini terdiri dari 16 partai politik di tingkat provinsi, tim kampanye Capres dan Cawapres di tingkat provinsi serta 28 Calon Perseorangan (DPD).

Proses Penerimaan LPSDK

Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim, Insan Qoriawan menjelaskan LPSDK merupakan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye yang dibukukan sejak awal kampanye (23 September 2018) sampai dengan sehari sebelum dilaporkan (1 Januari 2019).

“Berdasarkan LPSDK yang disampaikan ke KPU Jatim pada tanggal 2 Januari 2019, ada 5 dari 16 partai politik tidak menerima sumbangan dana kampanye. Yakni, partai Gerindra, partai Garuda, PPP, PAN, partai Hanura,” jelas Insan (3/1/2019).

Selanjutnya, menurut Insan, PKB menerima sumbangan dana kampanye sebesar 390.850.000, PDI Perjuangan sebesar Rp. 1.099.610.200,00; partai Golkar sebesar Rp. 2.193.995.446,00; partai Nasdem sebesar Rp. 80.250.000,00; partai Berkarya sebesar Rp. 11.998,00; PKS sebesar Rp. 1.629.089.000,00; partai Perindo sebesar Rp. 252.000.000,00; PSI sebesar Rp. 390.476.600,00; partai Demokrat sebesar Rp. 1.157.000.000,00; PBB sebesar Rp. 100.000.000,00; serta PKPI sebesar Rp. 64.129.933,00.

Sementara itu untuk Calon Perseorangan yang tidak menerima sumbangan dana kampanye ada 9 orang yaitu, Alfa Isnaeni, A Syaiful Ismail, Evi Zainal Abidin, Fatihul Faizun, Imam Khodri, Misbahul Munir, Mohammad Trijanto, Sonhadji Zainudin, dan Supriasto.

“Untuk A. Agus Patminto menerima sumbangan sebesar Rp. 45.000.000,00; AA La Nyalla Mahmud Mattalitti sebesar Rp. 450.227.002,00; Abdul Qadir Amir Hartono sebesar Rp.150.000.000; Achmad Nurul Ilmi sebesar Rp. 29.800.000,00; Achmad Rusyad Manfaluti Rp.4.000.000,00; Adilla Azis sebesar Rp. 20.000.000,00; Ahmad Nawardi sebesar Rp.25.000.000,00; Andi Yuwono sebesar Rp. 1.906,00; Enrico Whenry Rizky Tambunan sebesar Rp. 21.508.820,00; Fairouz Huda sebesar Rp. 5.000.000,00; Harbiah Salahuddin sebesar Rp 50.000.000,00; Mashudi sebesar Rp. 30.450.000,00; Muhamad Koderi sebesar Rp. 11.500.000,00;  Nadjib Hamid sebesar Rp. 32.587.188,00; Pudjo Basuki sebesar Rp.7.600.000,00; Purwo Ali sebesar Rp. 28.250.000,00; RPA Mujahid Ansori sebesar Rp.67.082.902,00; Suhandoyo sebesar Rp. 29.005.000,00; Zaiful Anam sebesar Rp.2.800.000,00,” papar mantan Komisioner KPU Kabupaten Pasuruan ini.

Insan mengimbuhkan, sedangkan tim kampanye Capres dan Cawapres Joko Widodo dan Ma’ruf Amin tingkat Provinsi menerima sumbangan sebesar Rp. 150.000.000,00. “Dan tim kampanye Capres dan Cawapres Prabowo Subiyanto dan Sandiaga Uno tingkat Provinsi menerima sumbangan sebesar Rp. 292.009.841,00,” ungkapnya.

Menutup sesi wawancara, Insan menuturkan jika LPSDK ini penting diumumkan ke publik karena bertujuan mewujudkan transparansi dalam rangka menuju pemilu yang berkualitas dan beritegritas.

(AACS)