D-ONENEWS.COM

Puluhan Wali Murid Tuntut Tambahan Pagu, Datangi Kantor Dispendik Surabaya

Surabaya,(DOC) – Puluhan wali murid yang mengklaim sebagai Keluarga Besar Rakyat Surabaya (KBRS) menggelar aksi di depan kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Kamis(27/6/2019) pagi, sekitar pukul 08.00 Wib.

Mereka menuntut Dispendik adanya penambahan pagu bagi siswa SMPN yang memiliki nilai Ujian Nasional(UN) tertinggi.

Dalam aksi tersebut, berbagai spanduk dan poster dibentangkan yang isinya “Ikut Mendukung Penambahan dan Pemenuhan Pagu Yang Telah dilakikan Dispendik Surabaya”, “Jangan Kecewakan Kami dengan Ambisi Kalian!!!”, “Stop Komersialisasi Sekolah dan Sediakan Pagu yang Cukup”, “Pagu Bertambah Rakyat Bahagia”, “Lanjutkan Penambahan Pagu Kami Bosan Hidup Miskin”.

Menurut Fatiyah, salah seorang Wali Murid,  aksi yang dilakukan ini merupakan bentuk dukungan kepada Dispendik Surabaya agar tetap memberikan pelayanan terbaik sistem PPDB SMPN. Sekaligus meminta Dispendik untuk melakukan penambahan pagu.

“Perwakilan kami sudah diterima oleh Dispendik ke dalam,” kata Fatiyah.

Selain menuntut penambahan pagu, para wali murid ini juga memberikan dukungan terhadap sistem zonasi PPDB yang telah di tetapkan dalam Permendikbud 51 tahun 2018.

Kata Fatiyah, sistem zonasi akan berjalan lebih baik, apabila diikuti dengan penambahan pagu.

“Kami mendukung sistem zonasi karena tujuannya baik. Tapi harus ada penambahan pagu. Kalau sebelumnya sudah ditambah sekitar 2.000-an, Nah, sekarang kami meminta ditambah lagi, agar siswa-siswa yang punyai danem bagus bisa tetap diterima di sekolah negeri,” paparnya.

Dalam aksi kali ini, para walimurid mendatangi kantor Dispendik Surabaya dengan naik angkutan umum. Beberapa perwakilan walimurid sempat diterima oleh pihak Dispendik untuk melakukan audiensi. Sementara para walimurid lainnya tetap melakukan aksi diluar kantor Dispendik jalan Jagir Wonokromo Surabaya.(robby/r7)

Loading...

baca juga