Lumajang,(DOC) – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Perhutani ke-64 dan Hari Pers Nasional (HPN), Perhutani bersama wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menggelar kegiatan penanaman pohon di kawasan Piket Nol, KM 56, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, pada Jumat(21/3/2025).
Selain penanaman pohon, kegiatan juga dilengkapi dengan pemasangan 10 papan imbauan di titik-titik rawan longsor. Papan tersebut bertuliskan peringatan kepada masyarakat yang melintas: “Hati-hati Anda Memasuki Kawasan Rawan Longsor.”
Plt ADM KPH Probolinggo, Misbakhul Munir, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari patroli gabungan Sabuk Semeru, sekaligus bentuk nyata upaya mitigasi bencana di kawasan yang kerap terdampak bencana alam, khususnya jalur Pronojiwo-Candipuro.
“Tujuan dari penanaman pohon ini adalah untuk menanggulangi bencana tanah longsor dan banjir, terutama di lokasi jalan Pronojiwo-Candipuro yang selama ini sering terjadi longsor,” jelas Munir.
Sebanyak 150 pohon jenis mahoni ditanam di area tersebut. Selain itu, papan imbauan dipasang untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan terhadap potensi bahaya longsor, banjir, dan jatuhnya batu dari tebing.
Munir juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemudik, untuk ekstra waspada saat melintasi jalur Piket Nol. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi longsor yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Kami imbau masyarakat yang akan mudik untuk berhati-hati melintasi jalan Piket Nol ini, karena rawan longsor dan banjir. Bila ada tanda-tanda bencana seperti batu jatuh atau tanah bergerak, segera amankan diri,” tegasnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan momen kebersamaan, termasuk buka puasa bersama dan pembagian takjil kepada masyarakat, sebagai bagian dari semangat kolaborasi antara Perhutani, Muspika, wartawan, serta TNI-Polri dalam menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat.(imam)





