Ecoton Ajak Masyarakat ‘Ngintir’ Jaga Sungai Brantas

Ecoton Ajak Masyarakat ‘Ngintir’ Jaga Sungai Brantas

Surabaya,(DOC) – Tim Ecoton yang terdiri dari Daru Setyorini, Alaika Rahmatullah, Prigi Arisandi, Amirudin Muttaqin, dan Thara Bening Sandrina (River Warrior) menggelar aksi “ngintir” di Kali Brantas sebagai bentuk syukur atas penolakan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh Gubernur Jawa Timur dan Menteri PUPR terkait kasus kematian massal ikan di Sungai Brantas.

Bacaan Lainnya

Aksi ini sekaligus merayakan kemenangan hukum tetap (inkracht van gewijsde) yang diperoleh Ecoton melalui putusan Mahkamah Agung. Putusan tersebut menguatkan tanggung jawab Gubernur Jatim dan Menteri PU serta Menteri Lingkungan Hidup untuk menjalankan 10 tuntutan perbaikan ekologis yang diajukan Ecoton.

“Kami bersyukur atas keputusan MA yang bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat,” ujar Alaika Rahmatullah, Koordinator Kampanye Ecoton.

Kampanye “Besuk Sungai Brantas”: Aksi Cinta Sungai, Bukan Sekadar Protes

Sebagai bentuk rasa syukur dan kampanye edukatif, Ecoton meluncurkan program “Besuk Sungai Brantas”, yaitu kegiatan susur sungai dari hulu ke hilir. Kampanye ini bertujuan mengajak masyarakat untuk mencintai, menjaga, dan merawat Kali Brantas—sumber air utama warga Jawa Timur dan penopang ketahanan pangan nasional.

“Ini adalah hadiah bagi ulang tahun Jawa Timur. Kami akan menyusuri Brantas, berenang, berjalan kaki, bersepeda, hingga naik perahu. Tujuannya jelas: mengabarkan kondisi Brantas dan mengajak masyarakat di sepanjang DAS untuk turut menjaga sungai ini,” ungkap Prigi Arisandi, Koordinator Program Besuk Sungai.

Rangkaian dan Rute Aksi Besuk Sungai Brantas

Kegiatan “Besuk Sungai Brantas” akan berlangsung selama hampir satu bulan, dimulai Minggu, 12 Oktober 2026, dengan aksi ngintir atau berenang di Kali Surabaya. Rute perjalanan meliputi titik-titik strategis sepanjang DAS Brantas:

12–15 Oktober: Mlirip – Jagir (Kali Surabaya)

16–18 Oktober: Sumber Brantas – Kota Malang

19–22 Oktober: Malang – Karangkates – Wlingi – Tulungagung

Baca Juga:  Wadulink dan Mitra Sosialisasikan Perlindungan Sempadan Sungai Brantas di Gresik

24–27 Oktober: Tulungagung – Kediri

28–31 Oktober: Kediri – Megaluh (Jombang)

2–5 November: Jombang – Mlirip

Agenda Kegiatan selama Aksi

Selama perjalanan menyusuri sungai, tim Ecoton akan melakukan enam aktivitas utama:

  • Inventarisasi sumber pencemaran limbah cair industri
  • Pemetaan timbulan sampah dan pohon plastik di sepanjang aliran
  • Identifikasi komunitas peduli sungai di setiap daerah
  • Sosialisasi putusan Mahkamah Agung dan 10 tuntutan ekologis
  • Pengujian kualitas air dan pelanggaran tata ruang di bantaran
  • Uji kandungan mikroplastik dalam air sungai. (r6)

Pos terkait