Menunggu Panen Tebu, Juragan di Lumajang Mampir Jadi Relawan MBG

Menunggu Panen Tebu, Juragan di Lumajang Mampir Jadi Relawan MBG
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lumajang, Sonhaji. (Foto:Ist)

Lumajang, (DOC) – Menunggu masa panen panen tebu sering kali identik dengan waktu senggang bagi para pemilik lahan. Namun, dinamika berbeda ditemukan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Lumajang.

Seorang pengusaha tebu di Kecamatan Jatiroto justru memilih mengisi “waktu luangnya” dengan menjadi relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bacaan Lainnya

Temuan unik ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lumajang, Sonhaji, saat memantau jalannya sensus, Senin (3/8/2026).

“Jadi ada pengusaha tebu, tetapi dia juga bekerja di MBG. Sambil menunggu masa panen, dia memilih bekerja di SPPG daripada menganggur,” ujar Sonhaji.

Fenomena ini menjadi gambaran menarik mengenai tingginya etos kerja dan strategi diversifikasi pendapatan masyarakat Lumajang. Demi menjaga stabilitas ekonomi keluarga, tidak sedikit pelaku usaha yang memiliki lebih dari satu lini aktivitas ekonomi.

Dalam proses pendataan, BPS mencatat seluruh rentetan aktivitas ekonomi tersebut secara komprehensif. Petugas tidak hanya mendata honor yang diterima responden dari SPPG, tetapi juga menghitung potensi bisnis perkebunan tebunya mulai dari luas lahan, penggunaan pupuk, jumlah tenaga kerja, hingga estimasi hasil panen.

Meski aktif sebagai relawan MBG, BPS mencatat bahwa penopang utama finansial responden tersebut tetap berasal dari sektor perkebunan tebu yang dikelolanya.

Temuan seperti ini menegaskan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 dalam memotret kondisi riil serta pola usaha masyarakat secara akurat. Hingga awal Agustus 2026, progres Sensus Ekonomi di Lumajang telah mencapai 72,38 persen. BPS terus memetakan berbagai sektor penopang ekonomi daerah, mulai dari komoditas tebu, hortikultura seperti Pisang Kirana, hingga sektor pertambangan pasir di Pasirian dan Candipuro.

Baca Juga:  Efisiensi, Pola Distribusi MBG Jadi 5 Hari Seminggu

Pos terkait