Kongsi PETRONAS dan Eni Temukan Cadangan Migas Baru di Cekungan Madura Utara

Kongsi PETRONAS dan Eni Temukan Cadangan Migas Baru di Cekungan Madura Utara
Surabaya, (DOC) – Peta ketahanan energi Jawa Timur memasuki babak baru. Searah, perusahaan energi independen hasil kongsi dua raksasa energi dunia, PETRONAS dan Eni, resmi menemukan cadangan hidrokarbon baru di kawasan Cekungan Madura Utara lewat pengeboran sumur eksplorasi Barokah-1.

Temuan strategis di Wilayah Kerja (WK) North Ketapang ini diproyeksikan menjadi penyokong utama pasokan energi nasional sekaligus amunisi baru untuk menopang pesatnya aktivitas industri di Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Sejak resmi dibentuk pada 1 Juni 2026 melalui skema joint venture 50:50 antara PETRONAS dan Eni, Searah Ketapang II Ltd. langsung bergerak cepat mengelola aset komersial di WK Ketapang dan North Ketapang.

Tidak hanya berburu sumber energi baru di Cekungan Madura Utara, Searah juga memacu optimalisasi lapangan yang sudah berproduksi, pengeboran sumur baru yang dimulai sejak September 2026 ini ditargetkan menyemburkan gas pertama (onstream) sebelum akhir tahun 2026 untuk memperpanjang usia produktif Lapangan Bukit Tua.

Setelah mengantongi Keputusan Investasi Akhir (Final Investment Decision/FID) pada April 2026 dan memulai pemotongan baja pertama (first steel cutting) pada Juni 2026, proyek EPCIC terus dikebut.

Lapangan ini dibidik beroperasi penuh pada 2028 dengan puncak produksi mencapai 50 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).

Pimpinan Komunikasi Searah Ketapang II Ltd., Nabil Aswad M Hatta, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan operasional hulu migas di wilayah Jawa Timur.

“Dengan pengalaman dan fondasi operasional yang kuat, kami berkomitmen menjaga keandalan operasi, mengoptimalkan potensi aset, serta mendukung ketahanan energi nasional melalui pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab,” ujar Nabil.

Langkah ini mendapat pengawalan ketat dari SKK Migas. Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Febrian Ihsan, menyampaikan bahwa sinergi lintas instansi menjadi kunci utama kelancaran investasi.

Baca Juga:  Pertamina Patra Niaga Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg di Probolinggo, Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

“Kehadiran Searah memegang peran krusial dalam peta industri hulu migas Jawa Timur. Keberlanjutan investasi dan pengembangan lapangan harus didukung koordinasi yang harmonis antara regulator, pemda, masyarakat, dan media agar operasional berjalan aman serta memberi dampak ekonomi nyata bagi daerah,” kata Febrian.

Di luar kegiatan operasional, Searah juga memperkuat program komitmen sosial di sekitar kawasan lingkar tambang.

Pimpinan Stakeholder Relations Searah Ketapang II Ltd., Fery Sarjana, menambahkan bahwa program pemberdayaan masyarakat difokuskan pada sektor pendidikan, pelestarian lingkungan, dan diversifikasi ekonomi lokal.

Dengan penggabungan portofolio PETRONAS dan Eni di bawah bendera Searah, langkah ekspansi ini diharapkan tidak hanya memperkuat kemandirian energi nasional, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian Jawa Timur secara berkelanjutan.

Pos terkait