WS Cium Tangan Risma, Suhu Politik Mereda

Tidak ada komentar 116 views

Surabaya,(DOC) – Suhu politik di Pemkot Surabaya yang belakangan ini ‘memanas’ akhirnya ‘adem’. Walikota Tri Risma dan Wawali Wisnu Sakti Buana yang belakangan terus diberitakan saling menghindar akhirnya bertemu, Rabu(52/2014).
Pertemuan itu berlangsung di ruangan Walikota lantai2 sekitar pukul 11.30. Begitu bertemu, Wisnu Sakti yang akrab disapa WS langsung mencium tangan Walikota.
“Cium tangan itu artinya saya memang menganggap Bu Risma sebagai ibu sendiri. Jadi layaknya anak bertemu dengan ibunya. Itu sebagai bentuk hormat saya ke beliau. Selanjutnya saya diperintah Bu Wali untuk menerima kunjungan dari Muhammadiyah,” ujar Wisnu Sakti pasca bertemu dengan Walikota.

Ditegaskan WS, dengan pertemuan tersebut, menunjukkan bahwa dirinya memang tidak pernah ada masalah dengan Walikota.
“Jadi sekali lagi saya sampaikan bahwa saya dan beliau tidak ada masalah apapun. Hanya media yang membesar-besarkan. Sebenarnya tadi (kemarin,red) pagi saya diterima beliau jam 7. Namun saya telat dan baru datang jam 8 dan Bu Wali sudah ada acara ke Benowo. Lalu saya ke Polrestabes,” tutur WS.

Diungkapkan WS, ketika dirinya ke Polrestabes untuk menghadiri acara
Sosialisasi Pengamanan Pileg yang mengundang Ketua Parpol, Walikota menghubunginya.
“Bu Wali bilang, kalau tidak bisa datang di Polrestabes dan minta saya yang mewakili. Kebetulan saya kan datang dalam kapasitas sebagai Ketua Partai,” ungkapnya.

Lebih lanjut WS menyatakan bahwa Walikota sempat mencari dirinya di ruangannya. Berhubung dirinya ke Polrestabes sehingga tidak bertemu.
“Bu Wali sampai datang ke ruangan mencari saya. Jadi begitu acara di Polrestabes selesai saya langsung menemui Bu Wali,” jlentrehnya.

Begitu sesampainya ke Pemkot, WS langsung bergegas menuju ke ruangan Walikota. Begitu masuk ke ruangan Walikota, WS langsung mencium tangan Walikota.
“Alhamdulillah ternyata beliau menunggu saya makan siang. Jadi makan siang sambil guyonan,” tuturnya.

Di sela-sela makan siang tersebut. Walikota memberikan tugas kepada WS. Diantaranya mewakili Walikota di acara Apeksi pada tanggal 12 Pebruari di Dumai Riau. Karena pada saat yang bersamaan Walikota ada agenda lain yang harus dihadiri.
“Jadi saya nanti di Apeksi mewakili atau menggantikan Bu Wali. Beliau bilang bahwa nanti saya akan memimpin sidang, karena Bu Wali adalah Wakil Ketua Apeksi,” kata WS.

Ditanya apakah saat makan siang tersebut, juga disentil terkait tugas dan kewenangan sebagai Wawali? WS mengatakan bahwa yang dibicarakan tadi adalah hal-hal ringan.
“Jadi untuk masalah tugas belum membicaran sedetail-detailnya. Namun yang pasti salah satunya akan dibagi tugasnya. Buktinya saya juga sudah diberi tugas untuk menerima tamu dari Muhammadiyah,” papar politisi asal PDI Perjuangan ini.

Sementara itu, Walikota Tri Rismaharini membenarkan pertemuan dengan Wawali hanya untuk makan siang saja. Dirinya mengaku tidak ada pembicaraan serius utamanya tentang rencana untuk menanyakan terkait panlih wawali DPRD Surabaya. Risma menampik adanya gesekan dengan WS yang selama ini digembar-gemborkan media.
“Siapa yang bilang saya ini ada masalah dengan Pak Wisnu. Ora ono opo-opo kok. Awakmu sing ngomong ngono,” ujarnya dengan wajah serius. (r7)