TRS Akan Gabung Lagi Dengan THR, Pengelola Segera Serahkan Lahan TRS ke Pemkot

taman_remaja_surabayaSurabaya,(DOC)Taman Remaja Surabaya (TRS) akan dikembalikan ke Pemkot Surabaya diawal tahun 2017 ini. Pihak pengelola TRS, PT STAR, yang didirikan oleh PT Far East Organisation (FEO) bekerjasama dengan pemilik tempat hiburan TRS, akan dibubarkan secepatnya.

Saat ini Pemkot tengah membentuk tim khusus untuk menangani pembubaran PT STAR tersebut, sekaligus menyiapkan anggaran pengembangan lahan sebesar Rp 11 milliar.

Asisten II Sekkota Surabaya M Taswin mengatakan, pembubaran PT STAR ini sejalan dengan usulan Pemkot yang telah menganggap TRS merugi. Mengingat setiap tahun, PT STAR hanya memberikan setoran deviden sebesar Rp 1,8 milliar yang tak sebanding dengan nilai investasi aset yang sudah diberikan Pemkot.

“Akhirnya PT FEO itu setuju dengan usulan kita dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang sudah kita gelar sejak tahun 2015 lalu. Mereka setuju untuk membubarkan PT STAR,” papar Taswin, Minggu(1/1/2017).

Usai penyerahan asset TRS nanti, Pemkot akan merombaknya sebagai tempat kebudayaan dan kesenian di Surabaya.

Taswin menambahkan, tugas tim khusus yang personilnya dari Pemkot dan PT FEO, akan mendata asset TRS dan mengaudit keuangan PT STAR. Harapannya, dengan pembentukan tim khusus ini, pembubaran bisa lebih cepat.

“Banyak yang harus diurus. Termasuk soal utang piutang dengan pihak ketiga. Yang jelas ketika diserahkan ke pemkot, semua harus sudah klir,” imbuh Taswin.

Selain mengurus perkara keuangan TRS, tim khusus nanti juga akan emnghitung asset Pemkot yang selama ini dikuasai oleh pihak pengelola.

Menurut Taswin, di awal pendirian TRS, Pemkot memberikan penyertaan modal berupa lahan seluas 1,7 hektar dengan status hak guna bangunan (HGB) di atas hak pengelolaan lahan (HPL).

Pada tahun 2006 lalu, Pemkot berencana mengeluarkan perpanjangan izin HBG di atas HPL untuk TRS. Namun hal itu tidak bisa terlaksana karena terkendala dengan aturan pengelolaan barang daerah yang tidak memperbolehkan penyertaan modal berupa lahan HGB di atas HPL.

“Sekarang Pemkot telah menganggarkan dana APBD 2017, untuk pengembangan lahan TRS seluas 900 meter,” ucap Taswin.

taman_hiburan_rakyatHal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Surabaya, M. Khalid yang mengatakan, PT STAR sudah mulai kesulitan mengelola TRS.

“Bisnis PT Star, sudah menurun dan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan operasional. Karena itu Pemkot berencana membubarkan PT STAR dan mengambil alih lahan TRS,” kata Khalid.

Rencananya TRS nanti akan dijadikan satu lagi dengan gedung Taman Hiburan Rakyat (THR) yang sudah tak berfungsi kegunaannya. Menurut Khalid, konsep penataan penggabungan TRS dan THR, kini masih dalam rumusan konsep.

“Master plan pengembangan TRS tengah digodok di Bappeko Surabaya,” pungkas Khalid.(fm/r7)